Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamofobia dan Pendidikan Bahasa Arab di Amerika: Sebuah Pengantar Pandangan Awal Hubungan Islam dan Bahasa Arab Mauidlotun Nisa'
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 7 No. 2 (2022): JOIES (Journal of Islamic Education Studies), December
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2022.7.2.203-216

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pendidikan bahasa Arab di Amerika ketika dikaitan dengan islamofobia pasca peristiwa Teror pada tanggal 11 September 2001. Oleh karena itu penelitian ini membuka pandangan terkait hubungan Islam dan bahasa Arav Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan politik. Data primer yang digunakan adalah informasi tentang lembaga bahasa Arab di Amerika melalui website resminya. Sedangkan data sekunder penelitian ini adalah artikel yang relevan dengan kajian ini. Dari hasil pencarian data ditemukan bahwa pendidikan bahasa Arab di Amerika diselenggarakan oleh beberapa lembaga di antaranya Badan Keamanan Nasional (NSA), Badan Intelijen Pusat (CIA), Pusat Studi Timur Tengah Harvard University di Cambridge, Massachusetts Amerika Serikat, Fakultas Bahasa Institut Hubungan Luar Negeri di Washington DC, Jurusan Studi Timur Tengah Universitas Texas dan Universitas Miami di Kota Oxford, Ohio.. Bahkan di Amerika ada organisasis Persatuan Pengajar Bahasa Arab di Amerika Serikat (AATA). Hal ini menunjukkan bahwa Islam dan bahasa Arab tidak selalu linier. Perkembangan pendidikan bahasa Arab di Amerika tidak dipengaruhi oleh isu terorisme atas nama agama Islam.
Transformasi Karakteristik Ragam Bahasa Tutur dan Tulis pada Era Komunikasi Digital: Kajian Sosiolinguistik Kontemporer Vivi Miftahul Jannah; Ainur Rasidah; Wati Susiawati; Mauidlotun Nisa'
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 1 No 03 (2025): Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara fundamental batas antara ragam bahasa tutur dan tulis, sehingga memunculkan bentuk komunikasi hybrid yang menggabungkan ciri-ciri oralitas, literasi, dan multimodalitas dalam satu praktik wacana. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik ragam bahasa tutur dan tulis digital, menganalisis pola transformasi linguistik yang terjadi, serta menjelaskan bentuk hibriditas tutur–tulis yang muncul dalam berbagai platform media sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis 40 potongan wacana digital dari WhatsApp, Instagram, TikTok, dan X. Data dianalisis secara tematik berdasarkan aspek leksikal, sintaksis, pragmatik, dan multimodal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam tutur digital menampilkan ciri spontanitas, prosodi visual, interjeksi, dan ekspresi emosional yang direalisasikan melalui elongated letters, kapitalisasi, dan emoji. Ragam tulisan digital, sebaliknya, menunjukkan kecenderungan fragmentatif, ringkas, informal, serta mengintegrasikan elemen visual sebagai strategi penyampaian makna. Penelitian ini juga menemukan bentuk hibriditas tutur–tulis yang ditandai oleh pengaburan batas antara suara, teks, dan visual, sehingga praktik komunikasi digital tidak lagi dapat dikategorikan secara tegas sebagai lisan atau tulisan. Temuan ini menegaskan perlunya perluasan teori ragam bahasa dan model analisis wacana yang lebih adaptif terhadap dinamika multimodal dalam komunikasi digital kontemporer.