Fajria, Lalita Ni'mal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Literatur Metode Ummi Dalam Pembelajaran Al-Qur'an Fajria, Lalita Ni'mal
JOIES (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 8 No. 1 (2023): JOIES (Journal of Islamic Education Studies), June
Publisher : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam dan Program Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/joies.2023.8.1.97-122

Abstract

Al-Qur'an merupakan pedoman kehidupan bagi setiap umat manusia yang di dalamnya berisi penjelasan tentang bagaimana memperoleh jalan yang benar yang diridhoi Allah SWT. Dan membaca serta mempelajarinya merupakan suatu kewajiban bagi setiap umat islam. Membaca al-Quran harus dilakukan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid. Karena itu, seorang pengajar atau guru hendaknya memilih metode pembelajaran yang mudah dan menyenangkan pada saat proses pembelajaran berlangsung, salah satunya dengan metode Ummi. Metode Ummi menyajikan pembejalaran al-Qur’an yang mudah, menyenangkan dan menyentuh hati demi terciptanya Generasi Qur’ani, yakni generasi yang mencintai dan dicintai al-Qur’an. Artikel ini untuk menjawab apakah Metode Ummi dapat membantu meningkatkan kefasihan anak dalam membaca dan melafalkan al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Artikel ini menunjukkan bahwa penerapan Metode Ummi membantu meningkatkan minat dan kefasihan anak dalam membaca dan melafalkan Al-Qur'an. Thesis Statement ini sama dengan Fika Mahrizki, dkk. (2022), Naufal Azhari (2019), M. Malikah (2018) dan tidak sama dengan AM. Nihayati (2023), Olga Novita, dkk. (2019).
Revitalizing Buya Hamka's Integration of Faith and Morals as an Effort to Rehumanize Modern Education Fajria, Lalita Ni'mal; Fahmi, Muhammad
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 3 : Al Qalam (In Progress May 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i3.5869

Abstract

This research aims to revitalize Buya Hamka's integration of faith and morals in rebuilding the concept of humanization in modern education. This study stems from concerns about the moral crisis and dehumanization in the education system, which overemphasizes cognitive aspects and neglects spiritual character formation. The research method used is a qualitative approach with library research, through hermeneutic analysis of Hamka's key works, such as Tafsir al-Azhar, Lembaga Budi, Falsafah Hidup, and Sufism Modern. The results show that Hamka viewed faith and morals as two inseparable elements: faith serves as a spiritual foundation, while morals are a concrete reflection of living faith. This integration creates an educational paradigm that balances intellectual, moral, and spiritual aspects. The implication is that the education system needs to be directed towards the formation of the whole person (insan kamil) through synergy between the family, school, and community. This study confirms the relevance of Hamka's thought in the context of contemporary education, which faces the challenges of globalization and a values crisis. Furthermore, it enriches the theoretical discourse on Islamic education by offering a new conceptual framework based on faith and morality as a foundation for the rehumanization of education.