Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Hidroponik Vertikal sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Padat Penduduk dengan Menciptakan Ruang Hijau di Kelurahan Setabelan, Surakarta Suryandari, Retno Tanding; Puspitaningtyas, Isnania; Pranata, Bintang Bangkit Putra; Wijayanto, Ardiansyah Rizaldy Putra; Maulana, Fahmi Firman; Derry, Ivan; Ashifa, Meyra Suci; Inugrahanti, Ranindya; Putri, Ratna Dwi Berliana
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 1 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i1.18573

Abstract

Dewasa ini, bercocok tanam merupakan kegiatan yang sudah awam dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hidroponik merupakan metode tanam yang memanfaatkan air sebagai media tanam pengganti tanah. Pemanfaatan air dimaksimalkan dengan penambahan nutrisi untuk memperkaya kandungan zat hara pada media tanam. Metode hidroponik memiliki kelebihan tidak memerlukan lahan yang luas karena bisa diletakkan di berbagai area dan mudah dipindah tempat menyesuaikan ketersediaan lahan. Hal tersebut cocok dengan kondisi lingkungan Kelurahan Setabelan yang berada di wilayah kota dengan lahan padat penduduk sehingga lahan tanam yang tersedia sangat terbatas. Program Penerapan Hidroponik Vertikal sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Padat Penduduk dengan Menciptakan Ruang Hijau di Kelurahan Setabelan dilaksanakan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan hidup dan sarana untuk menciptakan ladang usaha baru bagi masyarakat. Selain sebagai konsumsi pribadi, hasil produksi hidroponik juga dapat dikomersialisasikan. Jenis sistem hidroponik yang digunakan adalah sistem NFT yang menggunakan kain flanel sebagai medium transfer nutrisi ke tanaman. Peserta dari KWT Jogobayan dan Karang Taruna Pringgading sangat antusias mengikuti penyuluhan karena telah diberi wadah bagi masyarakat untuk belajar mengenai metode bertanam hidroponik. 
Utilization of Bacterial Cellulose of Nata de Soya as an Alternative Raw Material for Honeycomb Paper Wrap Azis, Denisda Nabhan; Aziza, Sharfina Rani; Puspitaningtyas, Isnania; Putra, Mohammad Syafiq Alika; Margono, Margono
Equilibrium Journal of Chemical Engineering Vol 9, No 1 (2025): Volume 9, No 1 July 2025
Publisher : Program studi Teknik Kimia UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/equilibrium.v9i1.92905

Abstract

ABSTRACT. The growing production of wood-based paper has contributed to deforestation and environmental pollution, underscoring the urgent need for alternative, sustainable raw materials. Bacterial cellulose derived from nata de soya presents a promising non-wood source for paper production. This study investigated the utilization of bacterial cellulose from nata de soya as a raw material for honeycomb paper wrap applications. Bacterial cellulose obtained from 18-day-old nata de soya was processed into paper with the addition of kaolin and tapioca as functional additives. Four formulations were evaluated: Formula 1 (100% bacterial cellulose), Formula 2 (62% bacterial cellulose and 38% kaolin), Formula 3 (76% bacterial cellulose and 24% tapioca), and Formula 4 (52% bacterial cellulose, 32% kaolin, and 16% tapioca). The resulting papers were characterized in terms of thickness, grammage, moisture content, tensile strength, and load-bearing capacity. The results demonstrated that Formula 4 exhibited the most favorable performance, with a thickness of 0.43 mm and a grammage of 191 g/m², complying with packaging paper standards (SNI 8218:2015). The moisture content was 5.66%, within the acceptable limit specified by SNI 7274:2008, and the tensile strength reached 1.659 kN/m, exceeding the minimum standard requirement. Furthermore, the honeycomb paper wrap produced using Formula 4 showed a load-bearing capacity comparable to that of commercial products. These findings indicate that bacterial cellulose paper formulated with a combination of kaolin and tapioca has strong potential as a sustainable alternative material for honeycomb paper wrap.Keywords:Bacterial cellulose, Deforestation, Honeycomb paper wrap, nata de soya, Tofu wastewater