Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL SIDANG PARLEMEN SEBAGAI ASESMEN PEMBELAJARAN IPS DI KELAS 9 SMP Ezra Gerry Yohanes Lewu
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 4 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3vq28x81

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguji seberapa efektif penerapan model sidang parlemen sebagai metode penilaian dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengangkat tema digitalisasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dengan satu pra-siklus diagnostik dan dua siklus evaluasi. Setiap siklus meliputi perencanaan alat pembelajaran, pelaksanaan rapat parlemen, observasi proses belajar, dan refleksi hasil yang didapat. Alat pengumpulan data terdiri dari kuesioner skala Likert yang memiliki empat indikator rasa percaya diri, pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan kolaborasi serta mencakup pertanyaan terbuka dan pengamatan langsung selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan kemajuan nyata pada berbagai aspek: pertama, kepercayaan diri siswa dalam mengungkapkan pendapat di depan kelompok; kedua, pemahaman konsep digitalisasi sebagai fenomena sosial-teknologi; ketiga, kemampuan analitis siswa dalam mengevaluasi berbagai sudut pandang mengenai isu digitalisasi; keempat, keterampilan kolaborasi dalam berpikir secara bersama; dan kelima, kemampuan mendengarkan serta menghormati perbedaan pendapat teman sejawat. Penemuan ini menunjukkan bahwa model sidang parlemen dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui interaksi antar-rekan, mempercepat pengembangan pemikiran kritis, dan memperkuat keterampilan argumen secara efektif dalam konteks pembahasan isu digitalisasi. Oleh karena itu, model ini disarankan sebagai pilihan asesmen otentik untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran IPS.