Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESEIMBANGAN ALAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: TAFSIR TEMATIK TENTANG LINGKUNGAN DAN IMPLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN MODERN Zulfa Syauqiah; Ahmad Hanim Syafril Alfalah; Nasrulloh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2141

Abstract

Krisis lingkungan menjadi salah satu tantangan besar di era modern, ditandai oleh peningkatan suhu bumi, punahnya jutaan spesies, hingga berbagai bencana alam akibat ulah manusia. Dalam menghadapi krisis ini, pendekatan spiritual melalui ajaran agama, khususnya Islam, menjadi penting. Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan ibadah ritual, tetapi juga memuat prinsip keseimbangan alam (mīzān) dan larangan merusak bumi. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep keseimbangan alam dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik, serta menganalisis relevansi dan implikasinya dalam kehidupan modern. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini mengupas ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema lingkungan, peran manusia sebagai khalifah, serta nilai-nilai etis dalam menjaga lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an secara eksplesit menekankan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari amanah khalifah di muka bumi ini. Ketidakseimbangan yang terjadi akibat eksploitasi berlebihan dan kerusakan lingkungan merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai ilahiah. Dalam konteks kehidupan modern, nilai-nilai tersebut menjadi sangat relevan untuk dijadikan landasan etika ekologis dalam menghadapi krisis lingkungan global. Oleh karena itu, penguatan kesadaran spiritual berbasis Al-Qur’an sangat penting dalam membentuk pola hidup yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penyuluhan dan Praktik Larvasida Nabati Sebagai Upaya Penurunan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Leony Prianka Devina; Mokhammad Najib Prastiyo; Alva Saputra; Zulfa Syauqiah; Akhmad Khisabil Islam; Vanissa Aviana Melinda
JRCE (Journal of Research on Community Engagement) Vol 7, No 2 (2026): Journal of Research on Community Engagement
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jrce.v7i2.20098

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Indonesia is still a health problem caused by the Dengue virus through the bite of the Aedes aegypti mosquito. The use of synthetic pesticides is often used to control mosquitoes. Synthetic pesticides as drugs that are effective, practical, powerful, and affordable make why synthetic pesticides more widely used. Even though the continuous use of synthetic pesticides can cause nuisance pests or larvae to become resistant to pesticides. In its eradication, the use of insecticides has proven to have many negative impacts. However, the use of vegetable insecticides is considered more environmentally friendly and natural. The purpose of this study was to find out the practice of making and applying vegetable larvicide in Kucur Village, Dau District, Malang Regency. The research method used is CBR (Community Based Research). CBR is a research model that includes the community as a partner. The application of CBR aims to answer the problems currently being faced by the community by offering a solution and contributing to the solution. These observations and surveys were carried out independently by service members from village areas, fields, and tourist attractions. The results of the research included how to make vegetable larvicide from lemongrass leaves, how the larvicide works, and the use of vegetable larvicide in the given object. The conclusion of this study was that the community enthusiastically welcomed and participated in enlivening the "Extension and Practice of Vegetable Larvicides as an Effort to Reduce Dengue Hemorrhagic Fever"