Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KODE GNOMIK DALAM NASKAH DRAMA SEMAR MENCARI RAGA KARYA SRI KUNCORO BERDASARKAN TEORI SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Nurul Salsabila; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kode gnomik dalam naskah drama Semar Mencari Raga karya Sri Kuncoro dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama yang mencerminkan kode gnomik, yaitu unsur bahasa, tradisi, dan mitos. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa pembacaan mendalam terhadap naskah untuk mengidentifikasi tanda-tanda budaya yang tersembunyi. Sumber data penelitian ini yakni naskah drama Semar Mencari Raga karya Sri Kuncoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah tersebut sarat dengan nilai-nilai budaya yang ditampilkan melalui penggunaan bahasa daerah, praktik kebudayaan seperti pertunjukan wayang dalam bersih desa, serta mitos-mitos lokal seperti kuwalat dan penghormatan terhadap tokoh Semar. Ketiga unsur tersebut merupakan representasi dari kebijaksanaan kolektif masyarakat yang tersimpan dalam sistem tanda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa naskah Semar Mencari Raga menyimpan makna kultural yang kompleks dan kaya, serta layak dikaji melalui pendekatan semiotik sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM AJARI AKU ISLAM KARYA HARIS SUHUD DAN YUNITA R. SARAGI Nurul Salsabila; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gdygdx78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang muncul dalam film Ajari Aku Islam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif , maksudnya  metode  kualitatif  deskriptif    adalah  metode  yang  mendeskripsikan  maupun menggambarkan  dan  untuk  menghasilkan  data  yang  berupa  kalimat-kalimat  untuk memahami  kalimat  yang  menyatakan  alih  kode  dan  campur  kode dengan teknik simak dan catat sebagai instrumen pengumpul data. Data penelitian berupa tuturan para tokoh dalam film yang mengandung fenomena alih kode maupun campur kode. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 28 data tuturan, terdapat 9 data alih kode dan 19 data campur kode. Bentuk alih kode yang ditemukan meliputi alih kode intern dan alih kode ekstern, sedangkan campur kode yang muncul terdiri dari campur kode ke dalam dan campur kode ke luar yang berwujud penyisipan kata, frasa, klausa, dan perulangan kata. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode dalam film dipengaruhi oleh faktor sosial, identitas etnik, konteks pembicaraan, serta gaya komunikasi para tokoh. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik terutama terkait praktik kebahasaan masyarakat bilingual dan multilingual dalam media film.
HUBUNGAN STIGMA KELUARGA DAN MASYARAKAT DENGAN KESEHATAN MENTAL ODHA Huarifah Umardani; Irfan Maulana Aji Setiawan; Maulita Misi Nurilyana; Nabilah Fitri Annisa; Nurul Salsabila; Rista Aulia Ardhita
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) merupakan penyakit yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Di Indonesia prevalensi HIV tertinggi berada di provinsi jawa timur dan kemudian provinsi DKI Jakarta. Sementara untuk kasus AIDS provinsi jakarta menempati urutan ke 6 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Sekitar 22% kasus HIV/AIDS berada di Jawa Tengah dari total kasus di Indonesia. Salah satu hambatan terbesar dalam penurunan kasus HIV/AIDS di Indonesia adalah stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). ODHA yang mendapatkan stigma negatif dan diskriminasi seringkali mengalami penurunan semangat hidup yang kemudian membawa efek dominan pada menurunnya kualitas hidup ODHA. Penelitian kami bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara stigma masyarakat dan keluarga dengan status kesehatan mental orang dengan HIV AIDS (ODHA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara stigma masyarakat dan keluarga terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) baik stigma positif maupun stigma negatif yang dapat berasal dari keluarga atau dari masyarakat seperti teman, tetangga, bahkan petugas kesehatan.