Banyak proses pembelajaran yang dilakukan guru tidak menggunakan teknik pembelajaran dan media pembelajaran yang baik sehingga menimbulkan kurangnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa ketika proses pembelajaran yang menyebabkan hasil belajar siswa tidak tercapai dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD (student team achievement division) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada materi matriks SMK Swasta HKBP Pematangsiantar T.A 2022/2023.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang diperikan perlakuan penggunaan model pembelajaran STAD dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil dari pengujian hipotesis penelitian ini adalah hasil analisis data dengan uji normalitas, dimana uji normalitas diperoleh nilai hasil posttest kelas eksperimen dengan diperoleh lhitung = 0,137 < ltabel = 0,167 sedangkan hasil nilai posttest kelas kontrol diperoleh hasil lhitung = 0,123 < ltabel = 0,161. Maka dapat disimpulkan bahwa uji normalitas untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol uji normalitas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas diperoleh nilai posttest eksperimen dan kontrol dengan hasil fhitung =1,214 < ftabel = 1,866 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti adanya pengaruh yang signifikan. Maka dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa fhitung < ftabel dengan H0 ditolak dan Ha yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI SMK Swasta HKBP Pematangsiantar.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division), Kemampuan Berpikir Kritis Matematis