Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing English Language Learning: A Case Study of SMPN 3 Bathin Saleha, Dinda Qoneta; Reski, Bekri
International Journal of Business and Information Technology Vol. 5 No. 1 (2024): June
Publisher : LPPM STMIK Dharmapala Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47927/ijobit.v5i1.851

Abstract

The purpose of this case study is to evaluate the students at SMPN 3 Bathin Solapan's English learning capabilities. Through a detailed analysis of teaching methods, obstacles faced, and student reactions, the study explores the application of English language instruction. The principal technique of gathering data was interviewing Mr. Ardhy Yalvema S.Pd., an experienced English teacher at the school, who shared thoughts about the efficacy of existing instructional methodologies and his own teaching approaches. In the context of SMPN 3 Bathin Solapan, the study's findings help to clarify the variables affecting students' capacity to learn English.
Penguatan English for Dakwah melalui Storytelling bagi Santri Pesantren I’tidalussunny di Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau Silvia, Deny; Mamla Saidah, Elbina; Kiswanto, Hery; Reski, Bekri; Aritonang, Sartono
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2469

Abstract

Penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting di era abad ke-21, termasuk bagi kalangan santri yang memiliki potensi besar sebagai agen dakwah. Namun, penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks dakwah masih belum banyak dikembangkan di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan santri dalam berdakwah menggunakan Bahasa Inggris melalui metode storytelling. Kegiatan ini perlu dilaksanakan di Pesantren I’tidalussunny karena rendahnya kemampuan santri dalam aktivitas dakwah berbasis Bahasa Inggris, khususnya storytelling. Jegiatan ini juga dilakukan selama empat minggu dengan pendekatan ceramah, workshop, dan aktualisasi yang diikuti oleh santri kelas X (sepuluh). Materi disampaikan dalam bentuk modul English for Dakwah, yang berisi panduan teknik storytelling Islami. Evaluasi dilakukan melalui lomba storytelling antar santri sebagai bentuk pengukuran pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam menyusun dan menyampaikan cerita dakwah dalam Bahasa Inggris dengan baik dan kreatif. Kegiatan ini juga menghasilkan modul ajar dan membentuk cikal bakal komunitas “Young English Da’i” sebagai wadah pengembangan berkelanjutan. Setelah mengikuti kegiatan ini setiap santri bisa mempersiapkan diri secara maksimal dengan menonjolkan keunikan dan nilai tambah (added value) yang tidak hanya fokus pada pembelajaran agama dan sosial semata, namun kemampuan yang berguna dalam persaingan global.