Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KONTEN VISUAL “GEMOY” BERBASIS AI PRABOWO - GIBRAN TERHADAP PERSEPSI PEMILIH PEMULA DI KELURAHAN ALUR DUA PADA PILPRES 2024 Yasmin, Nafirah
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i2.653

Abstract

Dalam konteks pemilu 2024 di Indonesia, penggunaan teknologi AI menjadi strategi baru yang digunakan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran untuk menjangkau pemilih muda melalui media sosial. Konten visual “gemoy” menjadi salah satu manifestasi nyata dari pemanfaatan AI dalam kampanye digital pasangan ini. Visualisasi ini menggambarkan sosok Prabowo dalam format animasi yang ekspresif dan bersahabat, jauh dari citra militeristik dan tegas yang selama ini melekat padanya. Fenomena “gemoy” juga menunjukkan bahwa kampanye politik tidak lagi bergantung pada pidato dan debat, melainkan pada seberapa kreatif kandidat mengemas citra diri dalam bentuk yang menyenangkan dan mudah viral. Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh konten visual “gemoy” berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diproduksi dan disebarluaskan oleh tim kampanye Prabowo-Gibran di akun instagram resmi mereka, terhadap pemilih pemula di Kelurahan Alur Dua pada Pilpres 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Alur Dua, Pangkalan Berandan. Lokasi ini dipilih karena tingginya partisipasi politik, terutama di kalangan pemilih pemula. Waktu penelitian ini, akan direncanakan mulai bulan Januari hingga bulan Juli 2025.Sumber penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan, yang berupa keterangan dari sumber terkait. Pada penelitian ini, data primer didapat dari wawancara mendalam dengan pemilih pemula sebanyak 23 orang yang berusia 17-22 tahun di Kelurahan Alur Dua. Sumber data sekunder merupakan sumber data tambahan yang membantu memberikan keterangan atau data pelengkap sebagai bahan perbandingan. Pada teknik analisa data ini, data yang dikumpulkan aka dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif oleh Miles dan Huberman, yakni dengan menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi pengemasan dan distribusi konten “gemoy” Prabowo-Gibran sangat efektif dalam menarik perhatian pemilih pemula. Gaya visual yang lucu, cerah, dan emosional membuat konten ini mudah diterima di platform seperti instagram. Pendekatan ini selaras dengan teori uses and gratifications, di mana generasi muda mencari hiburan dan ekspresi diri dalam media sosial.