Mufaizin , Mufaizin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kearifan Syariat dan Hikmah dalam Puasa Mufaizin , Mufaizin
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 4 No. 1 (2018): March 2018
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v4i1.134

Abstract

Such a way of thinking was immediately followed by some Muslims especially the ulamas. So that some scholars give special attention by making works that are focused on studying the wisdom, philosophy and wisdom of the Shari'a. like Al Jurjawi with his book Hikmatu Tasyri 'Wafalsafatuhu, Mustafa As Siba'I with his work AhkamuS Shiyam Wa Falsafatuhu, Ad Dahlawy with his work Hujjatullah Al Balighah and other scholars. For this reason, the wisdom and wisdom of Shari'a are very urgent to be revealed in this contemporary era. Through this article the author feels the need to give a little review even though only a small part of the ocean of knowledge and the Shari'a of God which is applied to this people is about the wisdom of the Shari'a and wisdom in the obligation of fasting
Genealogi Radikalisme Islam Klasik dan Kontemporer Mufaizin , Mufaizin
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v6i1.170

Abstract

Istilah radikalisme menjadi perbincangan hangat yang kerap dibahas di berbagai kesempatan, Radikalisme menjadi masalah penting dan utama bagi umat islam dan bangsa Indonesia saat ini, isu tersebut telah mencoreng nama islam, Islam di labeli sebagai agama teror dan menyukai jalan kekerasan dalam mendakwahkan agamanya, sehingga muncullah “Islamofobiaâ€di berbagai Negara terutama di negara yang notabene penduduk muslimnya minoritas, radikalisme dalam arti gerakan yang menggunakan kekerasan dalam mengajarkan keyakinan, dianggap berseberangan dengan islam sebagai agama kedamaian yang mengajarkan sikap berdamai. islam tidak pernah membenarkan praktek pengggunaan kekerasan dalam menyebarkan agama, faham keagamaan serta faham politik, akan tetapi memang tidak dapat dibantah dalam fenomena historis terdapat kelompok islam tertentu yang menggunakan jalan kekerasan untuk mencapai tujuan idiologis maupun politis, yang dalam bahasa peradaban saat ini disebut dengan radikalisme