Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pola Produktivitas Bunga Ixora coccinea LINN.: Serta Faktor-Faktor Naungan yang Mempengaruhinya Sumanto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.694 KB)

Abstract

Penelitian pola produktivitas bunga pada 2 sampel Ixora coccinea Linn. telah dilakukan bersama-sama dengan 2 sampel I. barbata sebagai pembanding. Pengaruh faktor lingkungan terhadap produksi bunga Ixora terdiri atas 3 macam naungan. Data yang didapatkan dianalisis dengan Analisis Komponen Utama (PCA) menggunakan Program NTSYST-pc versi 2.02i berdasarkan 37 karakter yang terdiri dari 36 faktor lingkungan dan 1 karakter umur tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola produktivitas berbunga I. coccinea menunjukkan pola tertentu dan berbeda dari pola berbunga I. barbata. Faktor lingkungan yang mendominasi yaitu intensitas cahaya dan suhu harian. Tahap pertumbuhan berbunga terdiri atas 4 tahap, yaitu: inisiasi, kuncup kecil, kuncup besar, dan tahap pembukaan. Produksi inisiasi bunga I. coccinea menurun pada intensitas cahaya yang lebih tinggi. Jumlah infloresensia berbunga mekar lebih banyak pada intensitas cahaya yang lebih tinggi.
Keanekaragaman Tumbuhan Anggrek di Bukit Subhan Way Tenong Lampung Barat Propinsi Lampung Sumanto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.83 KB)

Abstract

Kegiatan inventarisasi dilaksanakan pada tanggal 10-17 Juli 2017. Tujuan inventarisasi adalah untuk mendapatkan data keanekaragaman tumbuhan anggrek di Bukit Subhan Way Tenong Lampung Barat Propinsi Lampung. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan cara menginventarisasi tumbuhan anggrek yang diketemukan di sepanjang jalan setapak tepi hutan produksi hingga puncak Bukit Subhan. Anggrek yang ditemukan dilakukan pendataan dan pengidentifikasian. Ditemukan sebanyak 25 jenis anggrek yaitu Trichoglottis sp., Dendrobium setifolium Ridl. Malaxissp., Liparis pallida (Bl.)., Eria bogoriensis J.J.S Lindl., Coelogyne rochussenii de Vr., Agrostophyllum sp., Corymborckissp.,Bulbophyllum bakhuizenii Stenn., Polystachya flavescens (Bl.) J.J.S., Bulbophyllum sp., Dilochia wallichii Lind.,Cymbidium sp., Appendicula sp., Agrostophyllum majus Hook.f., Cymbidium bicolor Lind., Bulbophyllum sp., Dendrobiumbigibbum Lindl., Bulbophyllum lobbii Lind., Cymbidium sp., Bulbophyllum flavescens (Blume) Lindl., Phaius sp.,Coelogyne miniata Lindl., Liparis caespitosa (Thou.) Lindl., Dendrochilum longifolium Kunth. Anggrek yang telah diketahui marga dan spesies dicatat sedangkan yang tidak diketahui difoto atau dibuat herbariumnya untuk bahan identifikasi lebih lanjut. Faktor lingkungan yang dicatat yaitu tinggi tempat (dpl),kelembaban,titik kordinat,tumbuhan yang berasosiasi,tumbuhan inang.
Inventarisasi Tumbuhan Mangrove dalam Rangka Rehabilitasi Hutan Bakau di Pesisir Pantai Paojepe Desa Paojepe Kecamatan Keera Kabupaten Wajo Propinsi Sulawesi Selatan Sumanto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.6 KB)

Abstract

Inventarisasi tumbuhan mangrove dan rehabilitasi hutan bakau dilaksanakan di pesisir pantai Paojepe Desa Paojepe Kecamatan Keera Kabupaten Wajo Propinsi Sulawesi Selatan. Observasi awal dilakukan untuk mengetahui kondisi dan permasalahan secara umum yang ada dilokasi penelitian selanjutnya dilaksanakan kegiatan studi literatur, pengambilan data, studi banding ke Pantai Tongke-tongke di Kabupaten Sinjai dan penyusunan laporan akhir. Penelitian menggunakan metoda survai. Pesisir pantai pada lokasi pengamatan mempunyai karakteristik pantai yang telah rusak akibat abrasi air laut yang tinggi menyebabkan banyak tambak udang dan bandeng lenyap. Hasil inventarisasi ditemukan mangrove alami yaituRhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, Sonneratia sp, Avicennia sp, Bruguieragymnorrhiza, Xylocarpus moluccensis, Lumnitzera racemosa dan Excoecaria agallocha,Nypa fruticans sedangkan tumbuhan asosiasi didominasi oleh Thespesia populnea, Terminalia catappa, Clorodendrum inerme, Acanthus ilicifolius, Ipomoea pescaprae Pandanus tectorius, Barringtonia asiatica, Cerbera manghas. Rhizophora mucronata merupakan jenis yang paling berlimpah dan terluas penyebarannya,sehingga dipilih sebagai tumbuhan bakau prioritas untuk program rehabilitasi. R. mucronata memiliki daerah penyebaran paling luas, lebih luas dari dua kerabat dekatnya, yaitu R. apiculata dan R. stylosa. Hal ini boleh jadi disebabkan bentuk propagul R. mucronata jauh lebih besar dengan cadangan makanan lebih banyak, sehingga memiliki kesempatan hidup lebih tinggi dan dapat disebarkan arus laut secara lebih luas.
Eksplorasi Flora di Taman Eden 100 dan Sekitarnya untuk Pengkayaan Koleksi Kebun Raya Samosir Sumatera Utara Sumanto, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2022: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ekplorasi dilaksanakan selama 20 hari, mulai 3-22 April 2018 di Taman Eden 100 Desa Lumban Rang Sionggang Utara, Kecamatan Lumbar Julu, Kabupaten Toba Samosir, Propinsi Sumatera Utara dan sekitarnya. Tujuan eksplorasi adalah untuk mendapatkan tumbuhan-tumbuhan asli Sumatera Utara guna pengkayaan koleksi Kebun Raya Samosir. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif untuk mendapatkan jenis-jenis tumbuhan dari habitat aslinya dengan prioritas endemik, unik, terancam punah dan berpotensi. Koleksi hidup dapat dalam bentuk biji, stek, anakan maupun tumbuhan.Selama eksplorasi diperoleh 92 nomor koleksi, yang terdiri 60 nomor koleksi berupa seedling,15 nomor koleksi bij/buah,10 umbi/rimpang dan 5 nomor koleksi stek tumbuhan.