Penelitian ini membahas tentang struktur pupujian, mengetahui respon masyarakat sekitar terhadap keberadaan pupujian, serta penerapan hasil penelitian untuk bahan pembelajaran menyimak di kelas VII SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitik, teknik dalam mengumpulkan data yaitu teknik studi Pustaka, observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan trasnliterasi naskah. Pupujian yang berhasil ditemukan yaitu 58 judul pupujian, kemudian diambil 12 judul untuk dianalisis. Dalam struktur lahir terdapat jumlah bait yang paling sedikit yaitu 6 bait dan paling banyak 65 bait dalam satu judul, jumlah barisnya 2 hingga 5 baris, jumlah suku kata umumnya berjumlah 8. Diksi didominasi oleh kata-kata berirama, imaji penglihatan dan imaji perasaan yang dibuktikan dengan kata konkret. Gaya bahasa didominasi oleh gaya bahasa perbandingan dan pertautan. Rima didominasi oleh rima mindoan wekas. Berdasarkan struktur batin, tema didominasi oleh pengagungan kepada Allah Swt., peringatan dan pembelajaran agama. Rasa didominasi oleh rasa sedih dan Bahagia. Nada oleh sikap mendidik dan memberi nasihat. Amanat umumnya untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Respon masyarakat sekitar mengenai adanya pupujian merasa diperingati dan setuju jika pupujian dipelajari lagi. Penerapannya hasil penelitian untuk bahan pembelajaran sudah sesuai dengan kriteria dalam memilih bahan ajar. Kesimpulannya, pupujian di Desa Sukaresmi mempunyai struktur lahir dan struktur batin, masyarakat merasa diperingati karena banyak nilai-nilai yang bisa dijadikan bahan pembelajaran di sekolah.