Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD Lidiana Permata Sari, Putri; Sirait, Syahriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.183-189

Abstract

Siswa sekolah SDN saat ini masih banyak yang belum mengenal literasi dan numerasi pada Bahasa Inggris sehingga mengalami kesulitan dalam pembelajaran Bahasa Inggris ketika duduk dibangku sekolah menengah sederajat kedepannya. Siswa SDN mengalami kesulitan dalam kemampuan literasi dan numerasi dikarenakan tidak adanya mata pelajaran Bahasa Inggris di bangku SD yang mana mata pelajaran tersebut hanya sebagai muatan lokal. Di dalam kegiatan pengabdian masyrakat ini mengenalkan kosakata Bahasa Inggris kepada peserta didik dengan mengimplementasikan media flashcard. Media flashcard adalah media yang menyajikan meteri tentang pengenalan angka, warna, hewan, tumbuhan, dan lainnya. Tampailan yang menarik dapat meningkatkan minat peserta didik dalam mengenal kosakata dalam Bahasa Inggris lebih baik lagi. Metode yang digunakan di dalam pengabdian ini dengan metode ceramah, Tanya jawab, audio lingual dan pemberian tugas. Dengan metode tersebut menerapkan media flash card pada kegiatan pengabdian ini mengahsilkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik dalam pengenalan kosakata semakin meningkat.
Membangun Iklim Sekolah Ramah Anak: Program Pencegahan Perundungan di SDN 010029 Desa Perkebunan Sukaraja Rahmadani, Elfira; Lidiana Permata Sari, Putri; Azhari, Rahmad; Pradana Tamba, Andre; Syahida Siregar, Hanadia; Roma Utami, Naila; Sonita, Elvina
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4257

Abstract

Abstract: Bullying in Indonesian elementary schools continues to pose a significant threat to students' safety and well-being. In order to improve anti-bullying literacy, increase social awareness, and promote a secure and welcoming school environment, the "Building a Child-Friendly School Climate: Bullying Prevention Program in Elementary Schools" program was put into place. Thirty-two pupils in grades IV–VI participated in the one-day participatory activity at SDN 010029 Perkebunan Sukaraja Village, Asahan Regency. Ice-breaking, conversation, role-playing, storytelling, poster-making, and introspection were among the techniques employed. A Likert-scale questionnaire evaluation revealed an average overall score of 3.75 (very good category), with material understanding (3.81) and applicability to school life (3.78) showing the greatest signs.Students' awareness, empathy, and bravery in confronting bullying increased, according to qualitative data. The activity's outcomes show that a practical, experience-based approach is successful in fostering a school climate that is kid-friendly and establishing anti-bullying ideals. From a scientific perspective, this program helps primary schools create models of violence prevention and character education that align with the national PPKSP and Child-Friendly Schools regulations. It is hoped that this program will be adopted as a routine school activity. Keywords: anti-bullying literacy; school climate; bullying; child-friendly schools; elementary education Abstrak: Perundungan (bullying) di sekolah dasar masih menjadi tantangan serius bagi kesejahteraan dan rasa aman peserta didik di Indonesia. Program Membangun Iklim Sekolah Ramah Anak: Program Pencegahan Perundungan di Sekolah Dasar dilaksanakan untuk memperkuat literasi anti-perundungan, meningkatkan kesadaran sosial, dan menumbuhkan budaya sekolah yang aman serta inklusif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif selama satu hari di SDN 010029 Desa Perkebunan Sukaraja, Kabupaten Asahan, dengan melibatkan 32 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan mencakup ice-breaking, diskusi, storytelling, permainan peran, pembuatan poster, dan refleksi. Evaluasi melalui angket skala Likert menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,75 (kategori sangat baik), dengan indikator tertinggi pada keterpahaman materi (3,81) dan relevansi dengan kehidupan sekolah (3,78). Data kualitatif memperlihatkan peningkatan kesadaran, empati, dan keberanian siswa menolak perundungan. Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pengalaman langsung efektif dalam menanamkan nilai-nilai anti-perundungan dan memperkuat iklim sekolah yang ramah anak. Secara ilmiah, program ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di sekolah dasar yang sejalan dengan kebijakan nasional PPKSP dan Sekolah Ramah Anak. Program ini diharapkan diadopsi sebagai kegiatan rutin sekolah. Keterbatasan kegiatan yang dilaksanakan satu hari masih menyisakan ruang untuk penguatan program secara berkelanjutan melalui aktivasi Satgas PPKSP. Kata kunci: Perundungan; Iklim Sekolah; Sekolah Ramah Anak; Literasi Anti-Perundungan; Pendidikan Dasar