Madani, Muhammad Rifki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Awal Water Ionizer dengan dilengkapi Sistem Pendeteksi Klorin untuk Produksi Antiseptik Madani, Muhammad Rifki; Kurniawan, Ekki; Barri, Muhammad Hablul
Prosiding Seminar Riset Mahasiswa Vol 1, No 1: Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam hipoklorit dapat menjadi antiseptik alternatif menggantikan alkohol dan natrium hipoklorit dikala pandemi karena asam hipoklorit tidak beracun, tidak korosif, dan efektif dalam membunuh mikroorganisme. Pembuatan asam hipoklorit dapat dibuat dengan mencampurkan klorin(Cl) murni ke dalam air(H2O), tetapi mengingat klorin murni merupakan zat beracun, maka pembuatannya diperlukan seorang profesional karena faktor keamanan. Oleh karenanya, diperlukan alat khusus yang bisa memproduksi asam hipoklorit dengan lebih aman sehingga orang-orang secara umum dapat membuatnya sendiri.Upaya perancangan alat untuk memproduksi antiseptik berupa asam hipoklorit sebelumnya sudah dilakukan, tetapi cara pendeteksian kadar klorin masih menggunakan cara manual dengan menggunakan uji laboratorium yang menyebabkan pembuatan antiseptik menjadi tidak praktis. Beberapa penelitian bahkan tidak melakukan uji klorin pada antiseptik yang dihasilkan padahal kandungan klorin yang direkomendasikan adalah 50 ppm. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang alat yang disebut Water Ionizer beserta sistem pendeteksi klorin untuk produksi antiseptik berupa asam hipoklorit dengan kandungan klorin 50 ppm. Pengujian alat dilakukan dalam dua kondisi. Kondisi pertama, waktu  alat dikalibrasi dimana waktu elektrolisis adalah 132 detik. Elektrolisis dilakukan dengan arus 4 A dan massa garam 15 g pada air 500 ml. Dari hasil pengujian,  alat dapat memproduksi antiseptik 50 ppm dengan akurasi 94,73% dan presisi 99,62%. Kondisi kedua, waktu alat tidak dikalibrasi dimana alat hanya mengandalkan feedback dengan waktu elektrolisis diatur secara acak. alat dapat memproduksi antiseptik 50 ppm dengan akurasi 80,23% dan presisi 99,556%.Keyword: water ionizer, asam hipoklorit, elektrolisis, antiseptik
Perancangan Awal Water Ionizer dengan dilengkapi Sistem Pendeteksi Klorin untuk Produksi Antiseptik Madani, Muhammad Rifki; Kurniawan, Ekki; Barri, Muhammad Hablul
Jurnal Nasional SAINS dan TEKNIK Vol. 1 No. 1 (1): December 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jnst.v1i1.6600

Abstract

Asam hipoklorit dapat menjadi alternatif antiseptik menggantikan alkohol dan NaOCL karena tidak beracun dan efektif dalam membunuh mikroorganisme. Asam hipoklorit dapat dibuat dengan campuran klorin(Cl) murni dan air(H2O), tetapi klorin murni zat beracun sehingga pembuatannya diperlukan seorang profesional. Karenanya, diperlukan alat yang bisa memproduksi asam hipoklorit dengan lebih aman sehingga masyarakat umum dapat membuatnya sendiri. Upaya perancangan alat untuk memproduksi asam hipoklorit sudah dilakukan, tetapi pendeteksian klorin masih menggunakan uji laboratorium yang menyebabkan pembuatan antiseptik tidak praktis. Beberapa penelitian bahkan tidak melakukan uji klorin padahal kandungan klorin yang direkomendasikan 50 ppm. Karenanya, penelitian ini bertujuan untuk merancang alat yang disebut water ionizer beserta sistem pendeteksi klorin untuk produksi antiseptik berupa asam hipoklorit dengan kandungan klorin 50 ppm, dimana perancangan penelitian ini masih tahap preliminary design. Elektrolisis dilakukan dengan arus 4 A dan massa garam 15 g pada air 500 ml. Kondisi pertama pengujian, waktu elektrolisis alat dikalibrasi menjadi 132 detik. Dari hasil pengujian, alat dapat memproduksi antispetik 50 ppm dengan akurasi 94,73% dan presisi 99,62%. Kondisi kedua, alat hanya mengandalkan feedback dengan waktu elektrolisis diatur secara acak. alat dapat memproduksi antispetik 50 ppm dengan akurasi 80,23% dan presisi 99,556%.