Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pemasangan Filter Air Kapur untuk Meningkatkan Akses Air Bersih Layak di SD Negeri Kalidadap Puji Utomo; Annisa Mu’awanah Sukmawati; Algazt Aryad Masagala
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i2.3965

Abstract

Sanitasi sekolah merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat bagi siswa di sekolah. Salah satu aspek penting dalam pemenuhan ketersedian sarana dan prasarana sanitasi, adalah akses terhadap air yang bersih, layak dan aman dari pencemaran. Namun, masih ada sekitar sepuluh juta anak Indonesia yang tidak memiliki akses pada sarana air yang layak. Sebagian besar yang tidak memiliki akses pada sarana air yang layak terdapat di wilayah perdesaan, salah satunya di SD Negeri Kalidadap. Selama ini, SD Negeri Kalidadap menggunakan sumber dari sumur air tanah yang memiliki konsentrasi kesadahan (CaCO3) yang cukup tinggi. Kondisi ini dikarenakan sekolah berada di area perbukitan karts (daerah berkapur). Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan pemasangan filter air kapur, sehingga diharapkan mampu memberikan solusi dalam peningkatan akses air bersih di SD Negeri Kalidadap sesuai baku mutu. Melalui kegiatan PKM ini, filter air kapur telah berhasil diimplementasikan di SD Negeri Kalidadap untuk menurunkan kadar kesadahan dan kalsium agar sesuai baku mutu. Kegiatan PKM ini juga telah berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai filter air kapur. Selain itu, hasil monitoring melalui pengujian kualitas air berdasarkan 3 parameter, yaitu: kekeruhan, kesadahan sebagai CaCO3, dan kalsium menunjukkan bahwa sudah jauh dari ambang batas sehingga aman digunakan untuk kebutuhan sanitasi sekolah dan air minum
Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Industri Kreatif di Kota Mojokerto Dini Norma Perwirasari; Annisa Mu’awanah Sukmawati
Jurnal Penataan Ruang Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Penataan Ruang 2020
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objek wisata tidak harus berupa tempat-tempat yang memiliki keindahan alam, sarana rekreasi, nilai budaya, maupun nilai sejarah tersendiri. Namun, suatu proses produksi menghasilkan suatu barang tertentu pada sektor-sektor kreatif juga berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek daya tarik wisata (ODTW). Kota Mojokerto merupakan kota yang memiliki potensi sektor kreatif di bidang industri pengolahan, seperti industri kulit, barang dari kulit, alas kaki, dan miniatur kapal. Keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Mojokerto yang dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata menjadi alasan utama untuk mendorong potensi sektor kreatif lainnya. Potensi komoditi unggulan industri kreatif pada setiap kecamatan di Kota Mojokerto menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan sebagai pendorong sektor yang lain, yaitu sektor pariwisata. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi-strategi pengembangan kawasan wisata industri kreatif di Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer melalui hasil observasi lapangan dan wawancara dengan para pemangku kepentingan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan data sekunder didapatkan dari hasil telaah dokumen terkait. Dalam menganalisis potensi, masalah dan isu yang sedang berkembang akan menggunakan teknik analisis SWOT pendekatan kualitatif serta analisis penguatan isu strategis. Hasil dari analisis SWOT tersebut berupa matriks strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap kecamatan di Kota Mojokerto memiliki ciri khas produk unggulan yang dapat dijadikan modal untuk dikembangkan dengan konsep One District One Product (ODOP). Rumusan strategi pengembangan dibagi menjadi dua, yaitu strategi spasial dan nonspasial. Elaborasi dari kedua strategi tersebut diharapkan dapat menjadi preskripsi bagi Kota Mojokerto untuk mewujudkan pembangunan yang efisien, produktif dan berkelanjutan.