Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SOSIALISASI APOTEKER CILIK DEMI MENINGKATKAN EKSISTENSI PROFESI APOTEKER DI KOTA DENPASAR Puspita Apsari, Dewi; Wintariani, Ni Putu
UNBI Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2020): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v1i1.139

Abstract

Tugas dan tanggung jawab apoteker dimulai dari proses produksi hingga obat dikonsumsi. Mengingat pentingnya hal tersebut maka perlu menumbuhkan eksistensi apoteker.      Sayangnya eksistensi profesi ini kurang diakui di Indonesia. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan edukasi serta pengetahun tentang kegiatan kefarmasian kepada anak-anak usia sekolah dasar. Sehingga profesi apoteker lebih dikenal.Sosialisasi dilakukan pada siswa SD kelas 5 di wilayah Denpasar meliputi SD N 2 Tonja dan SD N 10 Peguyangan. Kegiatan pengabdian ini berisikan materi mengenai “Who Is Pharmacist”, penggunaan obat yang aman dan benar, penggolongan obat serta praktik meracik sediaan puyer. Metode quasi-experimental digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. Nilai rata-rata pre-test untuk SDN 2 Tonja dan SDN 10 Peguyangan berturut-turut adalah 63 dan 59. Setelah dilakukan post-test nilai kedua sekolah tersebut adalah 75 dan 74. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan apoteker cilik yang dipaparkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa terkait kegiatan kefarmasian. Apoteker Cilik (Apocil) merupakan salah satu program pendidikan kesehatan yang layak dilakukan di tingkat sekolah dasar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan eksistensi apoteker dapat dikenal seperti profesi dokter
Komik Sebagai Media Edukasi PHBS Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 Di Banjar Oongan Denpasar Timur Suryaningsih, Aryati; Puspita Apsari, Dewi; Ni Putu, Wintariani; Barata Putri, Windydaca
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i1.198

Abstract

COVID-19 dapat menyerang anak-anak. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu cara memutus rantai penularan COVID-19 pada anak-anak. Di lain pihak Anak-anak kurang paham bagaimana melaksanakan PHBS. Komik merupakan media yang tepat untuk mengajarkan PHBS pada anak-anak. Kegiatan edukasi PHBS melalui media komik diharapkan dapat mengubah perilaku anak-anak Br. Oongan dalam mengadaptasi kebiasaan baru sehingga mereka dapat terhindar dari penularan COVID-19. Metode yang dilakukan adalah berupa penyuluhan menggunakan media komik mengenai bahaya COVID-19 dan penerapan PHBS kepada anak-anak. Tahapan pelaksanaan kegiatan berupa Pre Test, Pemberian Edukasi KOMIK elektronik dan membaca KOMIK tersebut secara bersama-sama, Post Test dan pembagian goodie bag. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden yang ikut serta adalah perempuan (55,8%) dengan tingkat pendidikan SD (79,1%). Sebanyak 29 (67,5%) anak-anak memiliki tingkat pengetahuan yang buruk sebelum diberikan edukasi komik. Setelah diberikan edukasi komik, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan(p=0,000) dan baik dengan angka 32 (74,4%). Pelaksanaan penyuluhan ini membuktikan bahwa edukasi komik dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak terkait bahaya COVID-19 dan penerapan PHBS dalam masa pandemi. Edukasi komik yang dibuat dalam masa pandemic covid-19 menjadi jawaban atas permasalahan yang terjadi di lingkungan Br. Oongan, Kecamatan Denpasar.
PESO (Paham Efek Samping Obat) Sebagai Upaya Peningkatan Penerapan Farmakovigilan Di Masyarakat Banjar Abasan Denpasar Timur Wintariani, Ni Putu; Barata Putri, Dhiancinantyan Windydaca; Puspita Apsari, Dewi; Suryaningsih, Ni Putu Aryati
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya penggunaan analgesik di kalangan masyarakat, diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang benar, salah satunya adalah efek samping obat.  Meminimalkan risiko efek samping penggunaan analgesik adalah dengan pemberdayaan masyarakat PESO (paham efek samping obat) analgesik dalam bentuk media video edukasi. Kegiatan ini merupakan salah satu penerapan farmakovigilans di masyarakat dan bertujuan agar masyarakat dapat melaporkan kejadian efek samping obat yang dialaminya secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan intervensi berupa video edukasi eletronik PESO kepada masyarakat. Evaluasi hasil intervensi kegiatan ini menggunakan pre test dan post test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah media video edukasi elektronik PESO dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang efek samping obat analgesik. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat terus berlangsung dengan tema obat yang berbeda, sehingga masyarakat menjadi lebih paham efek samping obat dan dapat mencegahnya.
Phytochemical Screening and Antioxidant Activity Test of Puring Leaf Extract (Codiaeum variegatum (L.) Rumph. ex A. Juss.) in Various Solvents Using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) Method Sanitha Jayanti, Putu; Puspita Apsari, Dewi; Gede Adi Purwa Hita, I Putu; Agung Dharma Randika Putra, I Gusti Ngurah
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/w0x19h76

Abstract

Background: Free radicals are molecules or compounds that exist independently and possess one or more unpaired electrons. Free radicals may infiltrate the body and damage healthy cells, leading to degenerative disorders. The detrimental effects they induce can be mitigated using antioxidant substances. Antioxidants are substances that inhibit the oxidation of molecules and can neutralize free radicals, even in minimal quantities. The croton leaf (Codiaeum variegatum (L.) Rumph. ex A. Juss.) is a plant in Indonesia with putative antioxidant properties. Purpose: To ascertain the composition of secondary metabolite chemicals and the antioxidant activity present in croton leaf extract (Codiaeum variegatum (L.) Rumph. ex A. Juss.) using 96% ethanol, ethyl acetate, and n-hexane solvents. Methods: The antioxidant activity was assessed using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) technique and quantified via UV-Vis spectrophotometry at a peak wavelength of 516.5 nm. Results: The ethyl acetate extract of croton leaves exhibited the highest antioxidant activity, with an IC50 of 11.31 ppm, whereas the IC50 values ​​for the 96% ethanol and n-hexane extracts were 13.55 ppm and 13.16 ppm, respectively. Conclusion: This study's results indicate that croton leaf extract, derived with ethyl acetate as the solvent, displays significant in vitro antioxidant activity as proven by the DPPH assay, with IC₅₀ values ​​close to those of the positive control, vitamin C, highlighting its remarkable free radical scavenging capability relative to extracts obtained with 96% ethanol and n-hexane.