Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pre-Collision Avoidance Systems (PRECISE) pada Heavy Dump Truck di PT Putra Perkasa Abadi Jobsite PT Bukit Asam Tbk Prasodjo, Djoko; Ikhwan , Muhibbudin
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i8.1511

Abstract

Latar Belakang: Sektor pertambangan merupakan sektor yang memiliki bahaya tinggi dan penyebab utama kematian, sehingga pekerja berisiko mengalami kecelakaan kerja, risiko yang menjadi masalah keselamatan industri pertambangan adalah risiko kecelakaan kendaraan berkapasitas besar, salah satunya adalah heavy dump truck. Faktor yang mempengaruhi kecelakaan antara lain adalah kondisi jalan, kondisi pengoperasian, kondisi cuaca, jarak pandang yang minim, dan perilaku operator yang keliru. Atas dasar tersebut PT Putra Perkasa Abadi jobsite PT Bukit Asam Tbk (PPA-BA) terus melakukan inovasi terutama pada bidang teknologi, untuk membantu perusahaan meningkatkan keselamatan dan produktifitas, salah satu inovasi dibidang teknologi yang diciptakan adalah sistem anti tabrakan heavy dump truk yang disebut Pre-Collision Prevention Drive Assist (PRECISE). PRECISE dapat berfungsi untuk mengurangi frekuensi tabrakan antara kendaraan dan kendaraan, kendaraan dan manusia, dan kendaraan dan infrastruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem anti tabrakan, yaitu Pre-Collision Prevention Drive Assist (PRECISE), untuk meningkatkan keselamatan kerja di unit heavy dump truck di PT Putra Perkasa Abadi jobsite PT Bukit Asam Tbk. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PRECISE efektif dalam mengurangi frekuensi tabrakan antara kendaraan dan objek lainnya, serta meningkatkan kesadaran situasional operator. Pemasangan sistem ini berhasil meningkatkan keselamatan operasional di lapangan. Kesimpulan: Penerapan sistem PRECISE pada unit heavy dump truck di PPA-BA terbukti signifikan dalam mengurangi risiko kecelakaan, membantu operator dalam meningkatkan kewaspadaan, dan menekan kerugian material serta non-material akibat kecelakaan.
Menurunkan Breakdown Unschedule Engine Low Power Fuel System Unit Big Loader Prasodjo, Djoko; Wardana, Vega Eka; Haryokusumo, Guntur; Muzaqi, Muhammad Noval; Aji, Hari Sakti; Fuji, Ferry; Asthabrata, Calvin Elsetia
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i1.32668

Abstract

Penggunaan bahan bakar B35 sebagai bagian dari kebijakan energi terbarukan di Indonesia memberikan tantangan baru terhadap keandalan sistem bahan bakar mesin diesel pada alat berat, khususnya big loader di sektor pertambangan. Pada triwulan akhir tahun 2023, operasional big loader di PT Putra Perkasa Abadi Site Bukit Asam mengalami peningkatan signifikan breakdown tidak terjadwal akibat engine low power, dengan total 126 kejadian dan durasi downtime mencapai 264,7 jam. Kondisi ini berdampak langsung terhadap penurunan produktivitas, rendahnya nilai Mean Time Between Failure (MTBF), serta meningkatnya biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan engine low power pada sistem bahan bakar B35 dan mengevaluasi efektivitas solusi teknis yang diterapkan untuk menurunkan frekuensi breakdown. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-analitis dengan analisis data historis, pengukuran fuel cleanliness berdasarkan standar ISO 4406, analisis sebab-akibat, serta implementasi perbaikan berbasis Quality Control Circle (QCC). Solusi yang diterapkan meliputi penambahan filtrasi bahan bakar, flushing sistem bahan bakar secara berkala, pengurasan tangki fuel truck, penggunaan fuel additive, serta rebuild injector dengan vendor terpilih. Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi breakdown sebesar 71,4%, penurunan biaya injector per jam hingga 93%, serta potensi penghematan pendapatan mencapai Rp6,3 miliar per tahun. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan sistem bahan bakar yang terintegrasi dan berbasis data merupakan kunci dalam meningkatkan keandalan alat berat yang menggunakan bahan bakar biodiesel.