Alfina Rizkia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Metode Reward Dan Punishment Untuk Mengoptimalkan Sikap Disiplin Anak Usia DiniEWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENGOPTIMALKAN SIKAP DISIPLIN ANAK USIA DINI Alfina Rizkia
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/cej.v4i2.5058

Abstract

Disiplin salah satu cara untuk membantu anak mengembangkan pengendalian diri. Melalui kedisiplinan dapat memungkinkan anak memiliki batasan untuk memperbaiki perilaku mereka yang salah. Cara menerapkan kedisiplinan anak bisa mulai usia 2-6 tahun melalui hal-hal sederhana yang anak lakukan di kehidupan sehari-hari seperti merapikan mainan, mencuci tangan, berdo’a, menerima konsekuensi apabila melakukan kesalahan, dan bertanggung jawab dengan barang miliknya dan menjaga milik orang lain. Sikap disiplin pada anak bertujuan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, berkarakter dan terampil menjadi suri tauladan bagi masyarakat, khususnya masyarakat modern. Menerapan metode Reward dan punishment merupakan cara ampuh untuk mengoptimalkan sikap disiplin anak. Tujuan pembuatan artikel ini untuk mendeskripsikan secara konseptual dalam penerapan metode reward dan punishment pada anak untuk mengoptimalkan kedisiplinan. Metode yang digunakan adalah kajian literature atau penelitian kepustakaan, yang berisi pendapat para ahli yang berbeda terhadap suatu masalah yang diberikan kemudian diteliti. Hasil penemuan dari berbagai sumber menunjukan bahwa dengan menggunakan reward dan punishment lebih mudah bagi pendidik untuk mengoptimalkan sikap disiplin anak dangan cara ini akan menjadi penguatan dan inspirasi bagi anak untuk bertindak lebih baik lagi di masyarakat. Mendisiplinkan anak agar bijaksana dan tidak berlebihan dalam melakukan tindakan, dengan cara yang tepat untuk meningkatkan perilaku anak menjadi lebih baik.