Allya Murfid Allwasy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH GAME MOBILE LEGENDS TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA KELAS ATAS DI MADRASAH IBTIDAIYAH Allya Murfid Allwasy; Budiono Saputro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24220

Abstract

Penelitian ini didasari oleh temuan lapangan bahwa banyak peserta didik kelas atas bermain game mobile legends, tujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh game mobile legends terhadap perilaku sosial siswa kelas atas di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif dengan metode survei, selain itu instrumen yang digunakan meliputi angket dan dokumentasi sebagai teknik utama dalam pengumpulan data yang akurat dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game mobile legends memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku sosial siswa. Nilai signifikansi antara variabel game mobile legends (X) dengan perilaku sosial (Y) adalah sebesar 0,000, yang mana lebih kecil dari ambang batas 0,05 (0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara statistik antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh adalah sebesar 0,831, yang berarti bahwa sebesar 83,1% perilaku sosial siswa dipengaruhi oleh keterlibatan mereka dalam game mobile legends, sedangkan sisanya sebesar 16,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian ini. Selain itu, nilai koefisien regresi sebesar 0,487 mengindikasikan bahwa setiap peningkatan 1% dalam intensitas bermain game mobile legends dapat meningkatkan interaksi sosial siswa sebesar 0,487 poin. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak. Implikasi secara teoretis memberikan kontribusi bagi pengembangan teori perilaku sosial dalam konteks digital dan gamifikasi, sedangkan secara praksis dapat menjadi tolak ukur atau acuan bagi pendidik untuk mengoptimalkan aspek positif dari penggunaan game dalam konteks pembelajaran.