This study aims to assess the impact of the availability of learning facilities on students' intrinsic motivation, emphasizing the role played by the use of TikTok as a digital learning medium in the context of digital marketing. Learning facilities include essential infrastructure such as technological tools, internet access, and a supportive learning environment. This study applies a quantitative method with paths to investigate both direct and indirect relationships between various variables. The study population consisted of 79 12th-grade students at SMK Islam Bustanul Ulum Pakusari, selected through a purposive sampling technique. The study findings indicate that learning facilities have a significant impact on TikTok use (path coefficient = 0.628; p = 0.000). In addition, both learning facilities and TikTok use significantly influence students' intrinsic motivation, with coefficients of 0.377 (p = 0.007) and 0.478 (p = 0.001), respectively. Further mediation analysis revealed that TikTok effectively mediates the relationship between learning facilities and intrinsic motivation (coefficient = 0.300; p = 0.006). These findings emphasize the importance of interactive tools like TikTok in enhancing self-directed learning motivation and encourage educational institutions to integrate digital media into vocational learning strategies. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak ketersediaan fasilitas pembelajaran terhadap motivasi intrinsik siswa, dengan menekankan peran yang dimainkan oleh penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran digital dalam konteks pemasaran digital. Fasilitas pembelajaran mencakup infrastruktur penting seperti alat teknologi, akses internet, serta suasana belajar yang mendukung. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan analisis jalur untuk menyelidiki hubungan baik yang langsung maupun tidak langsung antara berbagai variabel. Populasi penelitian terdiri dari 79 siswa kelas XII di SMK Islam Bustanul Ulum Pakusari yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran memiliki dampak yang signifikan terhadap penggunaan TikTok (koefisien jalur = 0,628; p = 0,000). Selain itu, baik fasilitas pembelajaran maupun penggunaan TikTok secara signifikan memengaruhi motivasi intrinsik siswa, dengan koefisien masing-masing sebesar 0,377 (p = 0,007) dan 0,478 (p = 0,001). Analisis mediasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa TikTok dengan efektif menjadi perantara dalam hubungan antara fasilitas pembelajaran dan motivasi intrinsik (koefisien = 0,300; p = 0,006). Temuan ini menekankan pentingnya alat interaktif seperti TikTok dalam meningkatkan motivasi belajar mandiri serta mendorong institusi pendidikan untuk mengintegrasikan media digital dalam strategi pembelajaran vokasional.