Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Konsumsi Oksigen (O2) pada Proses Respirasi Tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae Fitri, Dwi Rini Kurnia; Putri, Zulgusma Aulia; Rianza, Alfitra; Nasution, Dwi Suci Ramadani; Marta, Fhatya Mulyana; Selvia, Gusti Ayu; Putri, Intan Kurnia
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jpsp.v5i1.9845

Abstract

Respirasi adalah salah satu proses metabolisme (katabolisme), reaksi ini menggunakan oksigen untuk memecah senyawa-senyawa yang kompleks menjadi molekul-molekul sederhana seperti yang digunakan sel sebagai energi untuk bertahan hidup. Angiospermae adalah tumbuhan dengan biji tertutup dan biasanya menghasilkan bunga dan buah, sedangkan Gymnospermae adalah tumbuhan dengan biji terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju respirasi, pengaruh lingkungan terhadap laju respirasi, peran struktur daun pada laju respirasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju respirasi tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae.. Alat yang diperlukan untuk kegiatan ini ada timbang analitik, respirometer, beaker glass, pipet tetes, jarum suntik, dan tisu. Bahan yang diperlukan KOH, vaselin, meltilen blue, Oryza sativa, Mimosa pudica, Cycas rumphii, Pinus merkusii. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat kali ulangan percobaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui perbedaan konsumsi oksigen dalam proses respirasi antara tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae. Hasil yang didapatkan rata-rata laju respirasi tumbuhan Gymnospermae 0,33 sedangkan Angiospermae 0,45. Kesimpulan penelitian ini adalah tumbuhan Gymnospermae memiliki laju respirasi yang rendah dibandingkan dengan tumbuhan Angiospermae.
Community Education Through Training on Making Compost from Organic Waste Marta, Fhatya Mulyana
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 4 No 2 (2025): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creating a sustainable and healthy environment is nevertheless hampered by the community's problems with organic waste disposal. Increasing community members' knowledge, understanding, and creativity in converting organic waste into compost fertilizer is the aim of this compost fertilizer training program. The activity was conducted in Jorong Taratak Indah, Nagari Sungayang, Sungayang Sub-district, Tanah Datar Regency on July 10, 2025, involving 25 participants and 14 KKN students. The methods used included outreach and socialization, starting with a communal dawn prayer, followed by a dawn sermon, then a presentation of theoretical material, and a two-hour practical session on compost making. The training results showed high enthusiasm from the participants, with numerous questions asked and a desire to practice at their respective homes. The activity also produced a sack of compost as an example of the product that can be produced. This training proved effective in providing practical knowledge to the community about managing organic waste into economically valuable products.