Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dengan penerapan Problem-Based Learning yang didukung PhET Colorado pada materi Gaya di kelas VII SMP Negeri 37 Medan T.A 2024/2025. Sampel terdiri dari 30 peserta didik yang diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment. Data rata-rata hasil belajar siswa setelah diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET Colorado pada materi Gaya adalah 84. Data rata-rata persentase akhir keterampilan proses sains kelas eksperimen adalah 79,41%. Bedasarkan uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson Product Moment diperoleh bahwa terdapat hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,690 berada dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains siswa sejalan dengan peningkatan hasil belajar mereka. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dengan penerapan Problem-Based Learning yang didukung PhET Colorado pada materi Gaya di kelas VII SMP Negeri 37 Medan T.A 2024/2025. Sampel terdiri dari 30 peserta didik yang diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment. Data rata-rata hasil belajar siswa setelah diberi pembelajaran PBL berbantuan PhET Colorado pada materi Gaya adalah 84. Data rata-rata persentase akhir keterampilan proses sains kelas eksperimen adalah 79,41%. Bedasarkan uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson Product Moment diperoleh bahwa terdapat hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,690 berada dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains siswa sejalan dengan peningkatan hasil belajar mereka.