Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana geologi danhidrometeorologi sehingga penguatan literasi kebencanaan melalui pendidikan menjadikebutuhan penting. Pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics(STEAM) dinilai mampu mendukung pendidikan kebencanaan melalui pembelajarankontekstual, pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian inibertujuan menganalisis efektivitas pendekatan STEAM/STEM dalam meningkatkan literasikebencanaan, kesiapsiagaan, dan kesadaran risiko peserta didik. Penelitian menggunakanmetode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan meta-analisis berdasarkanpedoman PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perishmelalui database Google Scholar pada rentang tahun 2022–2026 dengan kata kunci terkaitSTEAM, STEM, mitigasi bencana, dan literasi kebencanaan. Sebanyak 16 artikel empiris yangmemenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan perhitungan effect size Hedges’ g. Hasilanalisis menunjukkan rata-rata effect size sebesar gˉ=0.78 yang termasuk kategori tinggi.Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan STEAM/STEM efektif meningkatkanliterasi kebencanaan, kesiapsiagaan bencana, pemahaman mitigasi, kesadaran lingkungan, danliterasi iklim peserta didik. Efektivitas tersebut dipengaruhi oleh penggunaan simulasi digital,proyek berbasis lingkungan, media interaktif, dan pembelajaran berbasis rekayasa yangmendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami risiko bencana secara kontekstual.Dengan demikian, pendekatan STEAM berpotensi menjadi strategi inovatif dalam penguatanpendidikan kebencanaan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.