Lusiani , Cucuk Evi
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEK LAMA WAKTU FERMENTASI TERHADAP YIELD VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DARI KELAPA DAERAH MALANG DENGAN KONSENTRASI RAGI 2% B/V Jannah , Ainiyah Fithriyatul; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.280

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan dari daging buah kelapa tua yang diolah tanpa melalui pemanasan sehingga tidak merusak komponen penting yang terkandung dalam VCO. Buah kelapa untuk pembuatan VCO dapat diperoleh dari daerah Malang yang memiliki ketebalan daging buah ± 1 cm dengan kandungan minyak sebesar 30-35%. Pembuatan VCO dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satunya yaitu metode fermentasi yang menghasilkan VCO dengan kemurnian tinggi sebesar 53,2% b/b. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek lama waktu fermentasi terhadap yield, pH, warna, aroma, dan rasa dari produk VCO. Metode fermentasi dalam penelitian ini dilakukan menggunakan ragi tempe selama 6, 12, 18, 24, 30 jam. Berdasarkan hasil analisis produk VCO, dapat diketahui bahwa semakin lama waktu fermentasi menghasilkan nilai yield yang juga semakin tinggi. Nilai yield tertinggi diperoleh pada waktu fermentasi 30 jam sebesar 16,00% v/v. Produk VCO yang dihasilkan pada waktu fermentasi 6 sampai 30 jam memiliki nilai pH yang sama yaitu 6 dengan sifat fisik yang sesuai dengan syarat mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008 yaitu memiliki warna (transparan) dan jernih, aroma khas kelapa segar, dan rasa khas minyak kelapa.
PEMILIHAN PROSES PADA PRA-RANCANGAN PABRIK VCO (VIRGIN COCONUT OIL) KAPASITAS 30.000 TON/TAHUN MENGGUNAKAN METODE GRADING Santosa, Ade Satria Saloka; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.218

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) merupakan produk olahan santan kelapa yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Asam laurat yang terkandung di dalam VCO banyak dibutuhkan di bidang kesehatan, kecantikan serta kosmetik. VCO pada umumnya dijadikan campuran bahan baku pada pembuatan sabun, sampo, pelembab kulit dan lain sebagainya. Proses pembuatan VCO dapat dilakukan melalui beberapa proses diantaranya proses fermentasi, mekanik/sentrifugasi, pengasaman, pancingan, dan enzimatik. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk memilih satu proses dari beberapa proses tersebut untuk diaplikasikan pada pra-rancangan pabrik VCO kapasitas 30.000 ton/tahun dengan menggunakan metode grading. Metode grading dilakukan dengan memberikan nilai pada masing-masing aspek yang dipertimbangkan. Berdasarkan metode grading, proses yang mendapatkan nilai tertinggi adalah proses fermentasi ditinjau dari aspek kondisi proses, kondisi proses, ekonomi, dan dampak terhadap lingkungan. Produk VCO yang dihasilkan dari proses fermentasi memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan proses yang lain diantaranya proses yang sederhana, %yield yang tinggi, kadar asam laurat yang tinggi serta kemurnian VCO yang cukup tinggi.
PENENTUAN LOKASI PABRIK MENGGUNAKAN METODE FACTOR RATING PADA PRA-RANCANGAN PABRIK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Rafidanta, Naufal Cenna; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.263

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) merupakan produk olahan santan kelapa yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan terutama di bidang kesehatan, kecantikan serta kosmetik. VCO membuka suatu peluang usaha untuk dapat dipasarkan ke masyarakat. Dalam proses memproduksi VCO, perlu diperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah penentuan lokasi pabrik. Hal ini dapat ditentukan berdasarkan ketersediaan bahan baku, pemasaran, utilitas, keadaan geografis dan masyarakat, transportasi, tenaga kerja, sistem penanganan dan pengolahan limbah pabrik, site dan karakteristik lokasi, serta peraturan perundang-undangan. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menentukan satu lokasi dari beberapa alternatif lokasi dengan menggunakan metode factor rating dalam pendirian pabrik pada pra-rancangan pabrik VCO kapasitas 50.000 ton/tahun. Metode factor rating dilakukan dengan memberikan skor pada masing-masing faktor yang dipertimbangkan untuk mendapatkan lokasi pendirian pabrik yang strategis. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode factor rating maka didapatkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau adalah lokasi yang memiliki peluang paling besar untuk pendirian pabrik pada pra-rancangan pabrik VCO dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Daerah Riau memiliki beberapa kelebihan pada ketersediaan buah kelapa yang melimpah, keadaan geografis dan masyarakat yang sesuai untuk pendirian pabrik VCO, serta site dan karakteristik lokasi yang baik untuk pendirian pabrik VCO.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DARI KELAPA DAERAH PROBOLINGGO MENGGUNAKAN RAGI TEMPE 2% B/V Oktaviani, Hana Kurnia; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.241

Abstract

Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara sebagai penghasil kelapa. Salah satu daerah yang memiliki kawasan perkebunan kelapa adalah wilayah bagian selatan Kabupaten Probolinggo. Ciri-ciri kelapa dari daerah Probolinggo yaitu memiliki diameter buah kelapa ± 25 cm, ketebalan sabut ± 5 cm, ketebalan tempurung 0,3-0,5 cm, dan ketebalan daging buah 1 cm. Daging buah kelapa dapat diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) melalui proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap nilai pH, warna, bau, rasa, dan %yield dari produk VCO. Proses fermentasi dalam penelitian ini dilakukan menggunakan ragi tempe dengan konsentrasi 2% b/v selama 6, 12, 18, 24, dan 30 jam. Produk VCO yang dihasilkan pada penelitian ini dilakukan analisis pH, warna, bau, rasa, dan dihitung %yield dari produk VCO. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa nilai pH pada VCO hasil fermentasi 6 sampai 30 jam menunjukkan nilai yang sama yaitu 6. Secara fisik, produk VCO dalam penelitian ini sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008 yaitu berwarna kuning jernih, beraroma khas kelapa segar, dan terasa khas minyak kelapa. Nilai %yield dari produk VCO menunjukkan nilai yang semakin besar dengan semakin lamanya waktu fermentasi. Nilai %yield tertinggi (15,00% (v/v)) diperoleh pada waktu 30 jam.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI SELAMA < 24 JAM MENGGUNAKAN RAGI ROTI DENGAN KONSENTRASI NUTRISI RAGI 6%B/V TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK VCO Sembodo , Gilang Haryo; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i1.507

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan yang terbuat dari daging buah kelapa tua dan diproses tanpa pemanasan untuk mencegah kerusakan pada bahan penting yang terkandung dalam VCO. Produksi VCO dapat dilakukan menggunakan beberapa proses, salah satunya adalah proses fermentasi yang dapat didefinisikan sebagai proses yang terjadi dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen) yang menghasilkan perubahan biokimia organik melalui aksi enzim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi selama < 24 jam menggunakan ragi roti dengan konsentrasi nutrisi ragi 6%b/v terhadap sifat organoleptik VCO. Proses pembuatan VCO dilakukan dengan melibatkan tiga tahapan proses yaitu pembuatan santan kelapa, pembuatan larutan yeast menggunakan ragi roti, dan fermentasi selama 6, 12, dan 18 jam. Berdasarkan hasil analisis dari produk VCO, dapat diketahui bahwa semakin lama waktu fermentasi menyebabkan semakin tinggi nilai yield dari produk VCO yaitu 4,9; 11,9; dan 17,1% untuk masing-masing variabel 6, 12, dan 18 jam. Nilai yield tertinggi (17,1% v/v) diperoleh pada waktu fermentasi selama 18 jam. Nilai pH dari produk VCO pada waktu fermentasi 6, 12, dan 18 jam adalah sama yaitu 5 dengan sifat fisik yang memenuhi persyaratan mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008, yaitu tidak berwarna dan transparan dengan aroma unik kelapa segar dan rasa minyak kelapa.
KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) HASIL FERMENTASI SELAMA ≥ 24 JAM MENGGUNAKAN RAGI ROTI DENGAN KONSENTRASI NUTRISI YEAST 6% Setyorini , Alvira Alwa; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i2.381

Abstract

Pohon kelapa sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia karena hampir seluruh bagian kelapa dapat dimanfaatkan, salah satunya yaitu daging buah kelapa. Salah satu produk olahan daging buah kelapa adalah Virgin Coconut Oil (VCO) yang dapat dibuat melalui proses fermentasi tanpa pemanasan dengan penambahan ragi sebagai starter. VCO yang diolah tanpa pemanasan tidak akan merusak komponen penting yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas VCO hasil fermentasi selama ≥ 24 jam menggunakan ragi roti dengan konsentrasi nutrisi yeast 6% b/v. Kualitas produk VCO ditinjau berdasarkan yield, warna, aroma, rasa, dan pH. Penelitian ini dilakukan menggunakan ragi roti pada waktu fermentasi selama 24, 30, dan 36 jam. Berdasarkan hasil analisis produk VCO, dapat diketahui bahwa yield VCO paling tinggi diperoleh pada waktu fermentasi selama 24 jam yaitu sebesar 18,1% dan nilai yield menurun seiring dengan bertambahnya waktu fermentasi. Produk VCO yang dihasilkan memiliki sifat fisik yang sesuai dengan syarat mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008, yaitu tidak berwarna dan jernih, aroma khas kelapa segar, dan rasa khas minyak kelapa. Untuk analisis nilai pH, produk VCO yang dihasilkan pada waktu fermentasi selama 24 hingga 36 jam dengan menggunakan ragi roti memiliki nilai pH yang sama yaitu 5.
LITERATURE STUDY OF L-CARNITINE PREPARATION METHODS FOR 1000 TONS OF ANNUAL PRODUCTION Purwadini , Annida Khoirun Nisa; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i2.386

Abstract

L-carnitine is a gamma-hydroxy amino acid and also known as vitamin Bγ. L-carnitine has many benefits as well as uses. Supplements with L-carnitine content are much needed in the field of health. L-carnitine is obtained using a variety of methods. They are the chemical optic resolution method, the biological method, and those that use chiral materials from natural sources. The purpose of this literature study is to determine the best method to be used in the design of the L-carnitine production plant with a capacity of 1000 tons per year by comparing various existing methods from various aspects. Based on the results of the comparison, it was found that the production of L-carnitine from (S)-3-activated hydroxybutyrolactone is the best method to be used in the production of L-carnitine capacity of 1000 tons per year for 300 days. This method produces a lot-more L carnitine products at a lower cost than other methods that have a higher yield.
STUDI LITERATUR: PENETAPAN LOKASI PABRIK PADA PRA RANCANGAN PABRIK VCO DI BEBERAPA ALTERNATIF LOKASI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN METODE FACTOR RATING Maulana, Muhammad Ravly; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i1.511

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan bentuk olahan daging buah kelapa yang memiliki banyak manfaat terutama di bidang kesehatan dan industri kecantikan serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Dalam proses pendirian pabrik VCO banyak faktor yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah penetapan lokasi pabrik. Pemilihan lokasi pabrik ditentukan oleh beberapa hal yaitu ketersediaan bahan baku, pemasaran, utilitas, keadaan geografis dan masyarakat, transportasi, tenaga kerja, sistem penanganan dan pengolahan limbah pabrik, site dan karakteristik lokasi, serta peraturan perundang-undangan. Tujuan daristudi literaturini adalah untuk menetapkan lokasi pabrik pada pra- rancangan pabrik VCO dengan kapasitas 50.000 ton/tahun di beberapa alternatif lokasi Jawa Timur dengan menggunakan metode factor rating. Metode ini dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing-masing faktor yang telah dipertimbangkan untuk mendapatkan lokasi pendirian pabrik yang tepat. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode factor rating maka didapatkan bahwa Daerah Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur adalah lokasi yang cukup strategis dan memiliki peluang terbesar untuk pendirian pabrik pada pra-rancangan pabrik VCO dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Daerah Banyuwangi memiliki beberapa kelebihan yaitu faktor ketersediaan bahan baku, pemasaran, utilitas, keadaan geografis dan masyarakat, transportasi, tenaga kerja, serta peraturan buangan limbah yang baik untuk pendirian pabrik VCO.