Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA UMKM DONAT KENTANG SYIFA MEDAN Yesaya Stevan Munthe; Mikhael Hasugian; Yobel Roberto Zebua
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Donat Kentang Syifa di Medan. Penelitian ini penting dilakukan mengingat UMKM seringkali menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha mereka. Adapun jenis risiko yang dihadapi antara lain risiko operasional, risiko keuangan, risiko pasar, dan risiko strategis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi langsung di lokasi usaha, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan pemilik dan karyawan UMKM Donat Kentang Syifa untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai identifikasi, penilaian, dan strategi mitigasi risiko yang diterapkan. Observasi langsung dilakukan untuk melihat secara langsung proses operasional dan manajemen yang dijalankan, serta untuk mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin tidak disadari oleh pemilik usaha. Studi dokumentasi dilakukan dengan meninjau dokumen-dokumen terkait seperti catatan keuangan, laporan produksi, dan catatan manajemen risiko yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Donat Kentang Syifa menghadapi berbagai risiko, terutama dalam aspek operasional dan keuangan. Risiko operasional meliputi gangguan dalam proses produksi, kesalahan manusia, dan ketidakpastian pasokan bahan baku. Risiko keuangan terutama berkaitan dengan pengelolaan kas dan arus kas yang tidak stabil, serta keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan eksternal. Selain itu, risiko pasar seperti perubahan preferensi konsumen dan persaingan dengan produk sejenis juga menjadi perhatian. Strategi mitigasi yang diterapkan meliputi peningkatan kontrol kualitas, diversifikasi pemasok bahan baku, serta penerapan manajemen keuangan yang lebih ketat