Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN PEMBELAJARAN HYBRID TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA (SUATU STUDI KASUS DI SMTK “INTHEOS” SURAKARTA TP. 2020/2021) Meriani Anita Rut Bobo
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi pendemi Covid 19 sangat mengkawatirkan hal ini karena penyebaran penyakit ini sangat cepat dan mematikan. Melalui pernafasan, penyakit ini menular begitu cepat. Dampak dari pendemi penyakit ini adalah pembelajaran di sekolah. Untuk mensiasatinya, pemerintah mengadakan pembalajaran online dan Hybrid. Pembelajaran ini bermanfaat terhadap peserta didik di sekolah, tanpa pembelajaran ini berakibat loss learning, seperti Ketika pendemi muncul pertama kali, libur Panjang diberlakukan di sekolah-sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pendemi terhadap pembelajaran online maupun Hybrid di SMTK Intheos Surakarta. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilaksanakan di SMTK Intheos Surakarta, dengan informan adalah peserta didik kelas X serta guru yang mengajar di sekolah tersebut. Objek yang dikaji adalah motivasi belajar siswa kelas X pada Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMTK Intheos Surakarta tahun ajaran 2020/2021. Penjaringan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumen. Data dianalisis dengan model interaktif dari Miles dan Huberman. Tahapan untuk analisis kualitatif tersebut adalah pengumpulan data, klasifikasi data, penyajian data serta kesimpulan. Hasil yang diperoleh pada studi ini adalah pembelajaran di era pendemi Covid 19 seharusnya dilaksanakan dengan pendekatan online atau kombinasi offline, yaitu Hibrid (untuk peserta didik tinggal di asrama). Hal ini memberikan manfaat meningkatkan motivasi belajar dan terhindarkan kehilangan belajar (loss learning). Motivasi rendah Ketika loss learning terjadi, terkhusus pada saat wabah Covid 10. Pembelajaran Hybrid cocok dilaksanakan di saat pendemi, namun pola Hybrid juga layak dilaksanakan saat tatap muka tidak siap.