lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Balai Besar Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan baik secara parsial maupun Simultan Jumlah populasi dan sampel sebanyak 80 responden. Metode penelitian metode kuantitaf. Adapun teknik pengumpulan data dengan penelitian dengan penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai dan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji validitas,uji rebilitas,uji asumsi klasik,analisis deskriptif, analisis regeresi sederhana,analisis regresi berganda serta uji Hipotesis parsial (t). Dan simultan (f). Berdasarkan hasil penelitian uji hipotesis ( Uji t). Variabel stres kerja (X1) terhadap kinerja Pegawai (Y). Diperoleh nilai t hitung > t tabel atau ( 3,095 > 1,664) hal tersebut di perkuat dengan nilai signifikansi < 0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian dapat disimpukan terdapat pengaruh stres kerja tehadap kinerja pegwai. Hasil Uji hipotesis variabel lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja Pegawai (Y). Berdasarkan dari nilai t hitung (2,257 > 1,664) hal ini diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan anatara stres kerja dan kinerja pegawai. Hasil uji hipotesis atau uji f secara simultan Stres kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), terhadap Kinerja Pegawai (Y). Berdasarkan penelitian di peroleh nilai fhitung > ftabel atau (5,937 > 2,722). Hal ini diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,050 atau (0,000 < 0,050). Dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar meteorologi,Klimatologi,Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan