Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bercerita dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) dengan mengkaji tiga literatur yang membahas penerapan metode bercerita di berbagai lingkungan pendidikan anak usia dini yang dikumpulkan melalui penelusuran dtabase jurnal online seperti Google Scholar, DOAJ, ResearchGate, dan Garuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita berkontribusi dalam meningkatkan keberanian anak untuk berbicara, memperluas kosakata, serta meningkatkan kelancaran dalam menyampaikan gagasan. Selain itu, metode ini juga membantu anak dalam mengembangkan struktur bahasa yang lebih baik dan meningkatkan interaksi sosial dengan teman sebaya. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi pendampingan guru, penggunaan media interaktif seperti boneka tangan dan gambar, serta dukungan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam penerapannya, seperti kurangnya rasa percaya diri anak, keterbatasan variasi dalam penyampaian cerita oleh guru, serta minimnya keterlibatan orang tua dalam membangun kebiasaan berbicara di rumah. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi metode bercerita dalam kurikulum pendidikan anak usia dini, pelatihan guru dalam teknik bercerita yang menarik, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Dengan penerapan yang optimal, metode bercerita dapat menjadi strategi efektif dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini sehingga mereka lebih siap menghadapi tahap pendidikan selanjutnya