Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SEMANTIK TERHADAP MAKNA POLA FI’IL MAZID DALAM SURAT AL-HUJURAT: KAJIAN MORFO-SEMANTIK Furkon Firjatullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna pola fi’il mazid dalam ilmu shorof melalui pendekatan morfo-semantik, dengan fokus pada bagaimana perubahan bentuk fi’il membawa implikasi semantik yang signifikan dalam teks Arab, khususnya Al-Qur’an. Fi’il mazid merupakan bentuk kata kerja yang mengalami penambahan huruf dari fi’il tsulāsi mujarrad, yang meliputi pola af‘ala, fa‘‘ala, tafa‘‘ala, dan istaf‘ala. Setiap pola menunjukkan nuansa makna yang berbeda, seperti kausalitas, intensifikasi, refleksivitas, hingga permintaan. Melalui kajian terhadap ayat-ayat dalam QS. Al-Ḥujurāt, ditemukan bahwa perubahan morfologis ini tidak hanya berperan secara gramatikal, tetapi juga menjadi sarana penyampaian pesan moral, spiritual, dan sosial secara lebih dalam dan kontekstual. Misalnya, َأْسَلَم mengandung makna transformasi spiritual, َتَبَّيَن menyiratkan refleksi dan kehati-hatian, dan ِاْسَتْغَفَر menunjukkan kesadaran dan permohonan ampun secara intens. Hasil studi juga menunjukkan bahwa fi’il mazid memiliki nilai retoris dan estetika dalam gaya bahasa Al-Qur’an, serta menjadi unsur penting dalam pembelajaran bahasa Arab. Dengan mengintegrasikan analisis morfo-semantik dalam kurikulum, siswa dapat lebih memahami fungsi komunikatif fi’il, bukan sekadar mengenali bentuknya. Oleh karena itu, pemahaman terhadap fi’il mazid berperan strategis dalam memperkuat kompetensi sintaksis, semantik, dan interpretatif dalam studi bahasa dan tafsir Al-Qur’an.