Penggunaan media ajar berbasis teknologi merupakan langkah inovatif yang diambil oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) guna meningkatkan mutu pembelajaran di era digital. Riset ini memiliki fokus untuk menganalisis taktik yang digunakan oleh guru PAI BP dalam memanfaatkan media digital di SMP Negeri 3 Purbalingga, serta meninjau pengaruhnya terhadap semangat dan capaian belajar siswa. Metodologi penelitian yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan lapangan menunjukkan bahwa guru PAI BP di sekolah tersebut telah mengimplementasikan berbagai pendekatan dalam pemanfaatan media digital, meliputi penggunaan aplikasi presentasi (seperti PowerPoint), formulir daring (seperti Google Form), dan alat Kecerdasan Buatan (seperti ChatGPT) dalam kegiatan belajar mengajar. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan, motivasi, dan penguasaan siswa terhadap materi PAI. Lebih lanjut, pemanfaatan media digital menjadikan proses belajar lebih menarik dan interaktif, serta mempermudah guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar. Para guru PAI BP juga proaktif dalam melakukan pembaharuan dan penyesuaian materi agar relevan dengan perkembangan dan kebutuhan zaman. Namun, ada beberapa hambatan yang dihadapi, seperti keterbatasan fasilitas digital dan adanya perbedaan kemampuan penguasaan teknologi antara guru dan siswa. Walau demikian, kolaborasi antara guru, pihak sekolah, dan orang tua sangat esensial untuk mengoptimalkan penggunaan media ajar berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi para guru serta dukungan infrastruktur yang memadai agar strategi pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan secara optimal dan berkesinambungan. Diharapkan implementasi strategi ini dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di institusi pendidikan.