Aslinawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Pemahaman Tentang Kasih Karunia Berdasarkan Roma 5 : 1-11 Terhadap Perilaku Hidup Orang Percaya Sembiring, Rasmalem; Baskita Ginting; Theresia Hutauruk; Robbye Manik; Aslinawati
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 3 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64005/jtpk.v3i2.221

Abstract

Abstract. The behavior of believers is influenced by various factors. One of them is the believers’ understanding of the word of God. The believers’ understandingof the owrd of God about God’s grace based on Romans 5:1-11 certainly influences the believers’ behavior. This study aims to determine the impact of the believers’ understanding on believers’ behavior. The understanding of grace is based on Romans 5:1-11 and the understanding of the believers’ understandingof the believers’ behavior is based on various literature. This study was conducted among the congregation of the Moria Chritstian in Medan (GKMI) with a sample 68 people.From the results of the study, it was found  that the impact of believers’understanding of grace on Romans 5:1-11 signifcantly affects thee behavior of believers. This result is in accordance with exixsting hypothesis. Believers’ understanding of God’s grace that has been bestowed upon them has lived in peacewith God, obtained access to grace, boasted in tribulation, will be saved from the wrath of God; and will certainly be saved by His life, of course, has an impact on the behavior of believers. Abstrak. Perilaku hidup orang percaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu di antaranya adalah pemahaman orang percaya atas firman Allah. Pemahaman orang percaya atas firman Allah tentang kasih karunia Allah berdasarkan Roma 5:1-11 tentu mempengaruhi perilaku hidup orang percaya. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui dampak pemahaman orang percaya terhadap perilaku hidup orang percaya. Pemahaman tentang kasih karunia didasarkan pada Roma 5:1-11 dan  pemahaman terhadap perilaku hidup orang percaya didasarkan pada berbagai literature. Penelitian ini dilaksanakan di kalangan jemaat Gereja Kristen Moria Medan (GKMI) dengan sampel sebesar 68 orang.  Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dampak pemahaman orang percaya tentang Kasih Karunia berdasarkan Roma 5:1-11 secara signifikan mempengaruhi perilaku hidup orang percaya. Hasil ini sesuai dengan hipotesa yang ada. Pemahaman orang percaya tentang kasih karunia Allah yang dianugereahkan kepadanya: telah hidup dalam damai sejahtera dengan Allah; beroleh jalan masuk kepada kasih karunia; bermegah dalam kesengsaran; akan diselamatkan dari murka Allah; dan pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya tentu berdampak terhadap perilaku hidup orang percaya.
Pemahaman Jemaat GBI AM terhadap Doktrin Kasih Karunia dan Relevansinya terhadap Pertumbuhan Rohani dalam perspektif Teologi Reformed-Injili (Studi berdasarkan Efesus 2:1-10 dan Roma 5:1-11) Rasmalem Raya Sembiring; Robbye Manik; Aslinawati; Petrus Posma Silaban
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 4 No. 1 (2025): Vol 4 No 1 : November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64005/jtpk.v4i1.260

Abstract

Abstract This study aims to describe the GBI Antiokhia Medan congregation's understanding of the doctrine of God's grace and examine how this understanding is relevant to their spiritual growth. This study employed a qualitative, descriptive-phenomenological approach through in-depth interviews with several GBI AM congregation members. Two biblical texts form the the theological foundation of the study : Ephesians 2:1-10 and Romans 5:1-11, which emphasize that salvation is received solely by God’s grace. The findings indicate that, in general, the congregation understands grace as an undeserved gift from God. However, some members still tend to associate it with human efforts to "repay" that grace through good deeds. Analysis from a Reformed-Evangelical theological perspective highlights that a proper understanding of grace fosters a humble, grateful, and Christ-centered spirituality. Based on these findings, the study recommends that spiritual formation programs at GBI Anthiokia Medan emphasize grace as the foundation principle for the congregation's spiritual growth. Keywords: grace; spiritual growth; Reformed-Evangelical; Ephesians 2; Romans 5. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman jemaat GBI Antiokhia Medan terhadap doktrin kasih karunia Allah dan menelaah bagaimana pemahaman tersebut relevan terhadapa pertumbuhan rohani mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-fenomenologis melalui wawanara mendalam dengan sejumlah jemaat GBI AM. Dua teks Alkitab yang menjadi dasar teologis penelitian adalah Efesus 2:1-10 dan Roma 5:1-11, yang menekankan bahwa keselamatan adalah anugerah semata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum jemaat memahami kasih karunia sebagai pemberian Allah yang tidak layak diterima. Namun sebagian anggota masih cenderung mengaitkannya dengan usaha manusia untuk “membalas” kasih karunia dengan perbuatan baik. Analisis dari perspektif teologi Reformed-Injili menegaskan bahwa pemahaman kasih karunia yang benar melahirkan spiritualitas yang rendah hati, penuh rasa syukur, dan berpusat pada Kristus. Penelitian ini merekomendasikan agar pembinaan rohani di GBI Antiokhia Medan menekankan kasih karunia sebagai fondasi utama dalam pertumbuhan rohani jemaat. Kata Kunci: kasih karunia; pertumbuhan rohani; Reformed-Injili; Efesus 2; Roma 5