Muh. Fachruddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Preferensi Penggunaan E-Payment Pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Fakfak Muh. Fachruddin; Saputri, Tri Bata Biru
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.161

Abstract

Aspek kehidupan dan perilaku masyarakat telah banyak berubah akibat dari perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Aspek keuangan merupakan salah satu yang terpengaruh yang ditandai dengan telah dilakukannya transaksi jual beli menggunakan pembayaran digital (electronic payment). Hal tersebut dipicu oleh peningkatan kemampuan literasi keuangan masyarakat terutama genersai muda. Kabupatan Fakfak salah satu kabupaten yang termasuk dalam wilayah Provinsi Papua Barat diman Pemerintah Daerah terus mendorong masyarakat untuk beralih melakukan transaksi keuangan secara digital karena lebih cepat, mudah, aman, dan andal. Generasi Z telah terbiasa dengan informasi yang mudah diakses melalui internet dan memiliki kemampuan yang lebih dalam menggunakan teknologi informasi salah satunya dalam menggunakan transaksi pembayaran digital (E-payment). Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam tentang preferensi penggunaan e-payment, kendala yang dihadapi, dan solusi yang diinginkan oleh konsumen Genresai Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai metode utama pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari konsumen Generasi Z yang beragam latar belakang, pengalaman, dan preferensi terkait penggunaan e-payment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi penggunaan e-payment pada konsumen Generasi Z di Kabupaten Fakfak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kemudahan dan kecepatan dalam melakukan transaksi, kenyamanan serta fleksibilitas dalam pembayaran menjadi alasan utama dalam memilih e-payment.
Cashless society: Tantangan dan Kesiapan Masyarakat di Kabupaten Fakfak Muh. Fachruddin; Basri, Hasan; Nur, Muhammad
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v8i2.363

Abstract

The development of information and communication technology has significantly transformed the way people conduct financial transactions. One prominent shift is the transition from cash-based transactions to non-cash payment systems, commonly referred to as a cashless society. The core concept of a cashless society relies on transactions conducted through electronic payment instruments. This study aims to examine the challenges and readiness of the Fakfak Regency community in navigating the transition toward a cashless society. Using a qualitative approach, data were collected through surveys and in-depth interviews with various stakeholders, including the general public, local government, financial institutions, and local business actors. Most existing studies on cashless society predominantly focus on urban areas and regions with well-developed digital infrastructure. This research offers novelty by exploring the challenges and readiness of communities in Fakfak Regency, one of the 3T (frontier, outermost, and disadvantaged) regions in West Papua, characterized by limited digital infrastructure, low financial literacy, and a significant digital divide. Data analysis was carried out using the Technology Acceptance Model (TAM) to identify factors influencing the adoption of non-cash payment technologies. The findings indicate that the community in Fakfak Regency is not yet fully prepared for a cashless society. The region remains in the early stages of adopting non-cash transactions and faces various obstacles, including limited technological capability and insufficient infrastructure to support improvements in financial and digital literacy. This study provides important contributions by presenting an empirical picture of cashless adoption in a 3T region and offers valuable insights for developing more inclusive, adaptive, and contextually appropriate policies for the local transition toward a cashless society.