Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Menumbuhkan Sikap Kerjasama Melalui Game Problem Solving Skills Kanestren Salsabila; Shalihah Khoirina; Adinda Nimaz Dewandari; Selvina Ayudia; Brilianne Putri Wihardi; Al Rasyid Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan nilai-nilai yang baik. Bertanggung jawab, dan membentuk kepribadian yang baik. Oleh karena itu kita harus menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dari usia dini. Melalui pengabdian ini kami bertujuan untuk meningkatkan jiwa kerja sama dan tanggung jawab anak melalui fun game di TK Inklusi Saymara. Karakter kerja sama dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi dan percaya diri pada anak. Ada slogan pendidikan yang berbunyi “ belajarlah sambil bermain, bermain seraya belajar”. Dengan adanya slogan ini dapat diartikan jika bermain adalah salah satu metode yang dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri anak-anak. Metode pengabdian ini adalah melalui fun game yang mana ada tiga permainan yaitu permainan pertama keretaan yang dilakukan oleh semua anak, yang ketiga memasukkan bola ke cup dan yang terakhir yaitu lomba estafet bola. Dalam kedua permainan tersebut membutuhkan kerja sama antara anggota kelompok yang sudah ditentukan. Namun dalam permainan tersebut masih terdapat adanya kendala yang mana ada beberapa anak masih belum bisa menerapkan sistem kerja sama, dikarenakan masih kurang dalam memahami apa itu kerja sama dan cara menerapkannya. Oleh karena itu semoga dengan pengabdian ini dapat memberikan pembelajaran pada subjek. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah subjek. Pada dasarnya belum mengerti bagaimana menerapkan perilaku kerja sama. Dengan adanya pengabdian ini kami berharap dapat meningkatkan dan membangun kepribadian dalam hal penanaman kerja sama dalam pendidikan karakter pada subjek. Adanya dukungan peran orang tua, guru, dan teman mampu dalam membangun kepercayaan diri pada subjek.
PERAN IBADAH SOLAT SEBAGAI MANAGEMENT STRESS PADA WANITA PASCA ABORSI Selvina Ayudia; Purnomosidi, Faqih; Anniez Rachmawati Musliffah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43224

Abstract

This study explores how prayer helps women in Solo Raya who experience stress after non-procedural abortions achieve psychological peace. This research used a qualitative phenomenological method with data collection through interviews and observations. Partner pressure and social stigma led to abortion, which led to guilt, somatic symptoms, and suicidal ideation. Initially, non-adaptive coping mechanisms, such as isolation, transformed into adaptive coping mechanisms, with prayer providing a sense of calm, forgiveness, and emotional strength rather than hobbies or social support. The sequence of ablutions made the informants feel cleaner and purer. Continuing with dhikr and prayer, inner peace enveloped them. The results of the prayers also made the informants feel more optimistic in living their lives and were able to avoid anxiety and stress.