Sukancajaya, I Made
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Etika Dalam Menyikapi Terjadinya Hamil di Luar Nikah (Perspektif Ajaran Hindu) Sukancajaya, I Made; Nurhayanti, Ketut; Muliati, Ni Kadek
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/9trqmk30

Abstract

Perkembangan jaman saat ini membawa pengaruh positif dan pengaruh negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah merosotnya moral generasi muda, banyak anak muda yang sudah mulai berpandangan bahwa seks bebas sudah menjadi hal yang lumrah di lakukan saat ini, tidak menjadi hal tabu lagi. Terjadinya seks bebas telah banyak mengakibatkan kehamilan di luar nikah terhadap generasi muda Hindu dan terjadi pada usia yang sangat muda. Penelitian ini akan menerapkan metode kualitatif dengan tujuan menyelidiki pandangan agama Hindu terhadap aborsi. Melibatkan pemuka agama Hindu, cendekiawan, praktisi, dan anggota masyarakat Hindu, penelitian akan menggunakan wawancara, diskusi kelompok, dan analisis dokumen untuk menggali pemahaman mendalam tentang perspektif ini. Meningkatnya kasus kehamilan di luar nikah di Bali merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergaulan bebas, lemahnya pendidikan moral dan agama, kurangnya pengawasan keluarga, hingga pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi yang tidak disertai dengan kontrol diri. disarankan untuk melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai latar belakang dalam komunitas Hindu, termasuk pemuka agama, praktisi, dan akademisi. Selain itu, memperluas cakupan studi dengan melibatkan pandangan agama lain dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas pandangan terhadap aborsi.
Pendidikan Etika Sebagai Fondasi Kehidupan Generasi Muda (Perspektif Agama-Agama) Sukancajaya, I Made; Nurhayanti, Ketut
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/bxtbw844

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di benua Asia, tepatnya berada di Asia tenggara. Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki alam yang begitu indah, negara ini kaya akan sumber daya alam, budaya, suku, ras dan agama.  Saat ini terdapat 6 Agama di Indonesia, enam agama tersebut adalah: Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Seluruh penduduk yang menjadi warga negara Indonesia diwajibkan untuk memeluk salah satu agama yang diakui secara sah di Negara ini. Secara admistratif tidak satu-pun penduduk Indonesia diperbolehkan menjadi Ateis. Di jaman yang semakin maju dan canggih seperti saat ini akan memungkinkan banyak pengaruh terhadap anak-anak muda, bahkan pengaruh-pengaruh negatif dari budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya  Indonesia yang dikenal dengan budaya adat ketimuran. Salah satu dampak negatifnya adalah merosotnya moral etika generasi muda, banyak hal yang tabu dilakukan bagi budaya Indonesia/nusantara sudah menjadi hal yang lumrah di lakukan oleh anak-anak muda saat ini, salah satunya adalah merosotnya etika dan moral, sebagai salah satu contohnya: Terjadinya seks bebas.  Generasi muda harus menyadari bahwa budaya luar tidak semuanya bagus di tiru apalagi yang tidak sesuai dengan karakter negara kita. Generasi muda yang nantinya akan menjadi penerus bangsa wajib mempertahankan hal-hal positif dari budaya Indonesia, mempertahankan budaya sopan santun serta ramah. Salah satu langkah yang harus diambil yakni menanamkan nilai-nilai etika yang terdapat dalam masing-masing agama yang dianut. Agama merupakan dasar atau sebagai gudang ajaran etika bagi generasi muda, sehingga generasi muda bangsa tetap bisa mempertahankan jati dirinya walaupun di tengah-tengah kemajuan jaman yang sangat pesat.