Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu Presisi Berbasis Arduino Uno dengan Inverter pada Cold Handling Unit Muhamad Algi Fauza; Muhamad Anda Falahuddin; Bowo Yuli Prasetyo; Listya Utari
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6646

Abstract

Cold Handling Unit (CHU) berperan penting dalam menjaga kestabilan suhu untuk kebutuhan penyimpanan bahan yang sensitif terhadap perubahan suhu. Permasalahan yang sering terjadi adalah kurang presisinya pengendalian suhu, serta kerusakan komponen seperti kompresor akibat pengaturan sistem yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem kontrol suhu presisi berbasis Arduino Uno yang terintegrasi dengan inverter untuk mengatur kecepatan kerja kompresor pada CHU. Langkah penelitian yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak, pemrograman Arduino Uno sebagai kontrol utama, serta pengujian sistem terhadap berbagai skenario perubahan suhu. Sistem ini menggunakan sensor suhu (DHT22), Arduino Uno sebagai pengendali, dan inverter untuk mengatur putaran kompresor secara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan suhu pada setpoint dengan deviasi maksimum ±1°C dan menurunkan frekuensi short cycling dibanding sistem konvensional. Selain itu, sistem juga menunjukkan efisiensi energi yang lebih baik dengan operasi kompresor yang lebih stabil. Penggunaan Arduino Uno dengan inverter sebagai sistem kontrol pada CHU terbukti dapat meningkatkan kinerja dan keandalan unit secara signifikan.
Kaji Eksperimental Retrofit R-134a Menjadi R-600a Terhadap Kinerja Sistem Cold Handling Unit Listya Utari; Fitto Ramadhan; Muhamad Anda Falahuddin; Triaji Pangripto Pramudantoro
JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur) Vol 8 No 1 (2026): Volume: 8 | Nomor: 1 | April 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48182/jtrm.v8i1.267

Abstract

The refrigeration industry continues to grow amid global challenges related to the environmental impact of refrigerant use. One of the commonly used refrigerants today is R-134a, but this refrigerant has a global warming potential (GWP) of 1430. As an alternative, R-600a is considered because it has a very low GWP of only 3, and has good compatibility with R-134a-based systems. This study aims to analyze the performance of the refrigeration system after retrofitting from R-134a to R-600a. Tests were conducted at two condensing temperature variations: 33.29°C and 35.29°C. The results show that at 33.29°C, COP increased by 30%, efficiency increased by 12%, and electricity consumption decreased by 32%. At 35.29°C, COP increased by 22%, efficiency by 6%, and electricity consumption decreased by 30%. In addition, R-600a requires only 50% of the refrigerant mass compared to R-134a. A temperature of 33.29°C was considered the optimal condition with the best performance and faster cooling time. These results support the potential of R-600a as an environmentally friendly alternative refrigerant.