Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BERKEMIH JONGKOK PADA PRIA DEWASA Astuti, Anita
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i2.1017

Abstract

Banyak pria dewasa tidak berkemih jongkok karena berbagai alasan seperti kebiasaan berkemih berdiri sejak usia dini dan karena jenis toilet. Studi pendahuluan di Lingkungan Graha Kelurahan Urung Kompas diketahui bahwa keluhan perkemihan pada pria dewasa meliputi urin yang terputus-putus serta sensasi tidak tuntas saat berkemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan berkemih jongkok pada pria dewasa di Lingkungan Graha Kelurahan Urung Kompas Sumatera Utara. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan yang dilakukan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini pria dewasa usia 26 tahun sampai 45 tahun di lingkungan Graha kelurahan Urung Kompas sebanyak 204 jiwa. Sampel penelitian ini 135 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar dengan google form dan langsung. Analisis data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini ada hubungan signifikan antara perilaku sosial pria dewasa dengan berkemih jongkok (p = 0,000; OR = 11,200), ada hubungan signifikan antara LUTS dengan berkemih jongkok (p = 0,000; OR = 8,870), ada hubungan signifikan antara pengetahuan ilmu agama dengan berkemih jongkok (p = 0,000; OR = 11,229), dan ada hubungan signifikan antara jenis toilet dengan berkemih jongkok (p = 0,008; OR = 2,716). Disarankan kepada pria dewasa untuk membiasakan berkemih jongkok untuk menjaga kesehatan sistem perkemihan.
Dampak Transformasi Digital terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Era Pasca-Pandemi Astuti, Anita; Hidayat, Rahmat
AsbaK Vol. 3 No. 1 (2025): AsbaK Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/asbak.v3i1.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi digital terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era pasca-pandemi. Transformasi digital dipandang sebagai strategi adaptif untuk mempertahankan keberlanjutan bisnis UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 150 pelaku UMKM di berbagai sektor ekonomi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara penerapan teknologi digital—seperti pemasaran digital, penggunaan e-commerce, dan manajemen berbasis aplikasi—terhadap peningkatan kinerja bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan transformasi digital berdampak signifikan dan positif terhadap peningkatan kinerja UMKM, yang diukur melalui peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, dan perluasan jangkauan pasar. Temuan ini menegaskan bahwa UMKM yang mengadopsi teknologi digital secara efektif memiliki daya saing yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang belum melakukan transformasi digital. Namun, penelitian ini juga menemukan kendala utama dalam adopsi teknologi, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dan akses terhadap infrastruktur digital yang memadai. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam memfasilitasi pelatihan digitalisasi serta penyediaan infrastruktur yang mendukung. Transformasi digital bukan hanya solusi adaptif, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang bagi UMKM untuk mencapai keberlanjutan dan pertumbuhan di era pasca-pandemi