Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LEGITIME PORTIE DAN AKTA PERDAMAIAN: ANALISIS PERAN DAN KONSEKUENSINYA DALAM PEMBAGIAN WARIS Tamba, Devi Christina Octaviani; Esther, July
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38156

Abstract

Legitime portie merupakan bagian minimum harta warisan yang harus diterima oleh ahli waris sah sesuai dengan ketentuan hukum, sehingga hak tersebut tidak dapat diabaikan oleh pewaris. Di sisi lain, akta perdamaian adalah dokumen hukum yang dibuat oleh para pihak untuk menyelesaikan sengketa warisan secara damai tanpa melalui jalur litigasi. Melalui analisis hukum normatif, penelitian ini menyoroti bagaimana legitime portie membatasi kebebasan pewaris dalam mendistribusikan hartanya, sekaligus menjaga hak-hak ahli waris tertentu (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [KUHPerdata], Pasal 915). Di samping itu, akta perdamaian berperan dalam menciptakan stabilitas dan kepastian hukum dalam pembagian warisan dengan memberikan solusi damai atas sengketa. Namun, pelaksanaan kedua instrumen ini juga memiliki konsekuensi hukum yang signifikan. Misalnya, tidak dipenuhinya legitime portie dapat memicu gugatan dari ahli waris, sementara akta perdamaian menutup kemungkinan bagi pihak yang bersengketa untuk mengajukan tuntutan lebih lanjut. Oleh karena itu, penggunaan kedua instrumen ini memerlukan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek hukumnya agar proses pembagian waris dapat berlangsung secara adil dan damai.