Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi pada UMKM Setya Makmur Poultry yang mengalami permasalahan ketidakefisienan rute pengiriman pakan ternak ikan. Saat ini, pengiriman dilakukan tanpa sistem penjadwalan rute yang optimal sehingga mengakibatkan peningkatan biaya distribusi dan keterlambatan pengiriman. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menerapkan metode Nearest Neighbour, dan Nearest Insertion guna menyelesaikan permasalahan Travelling Salesman Problem with Time Windows (TSPTW). Data permintaan dari 23 pelanggan dianalisis menggunakan matriks penghematan untuk menentukan rute distribusi optimal. Pelanggan dapat menerima barang yang mereka pesan dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Data awal perusahaan dengan total jarak 114,35 kilometer, waktu tempuh 924 menit, dan biaya distribusi sebesar Rp 190.507,1. Pada penelitian ini maka peneliti menggunakan metode nearest neighbour untuk mengurutkan rute pengiriman, dan nearest insertion untuk mengurutkan rute, serta menyisipkan pelanggan yang lebih berdekatan berdasarkan jarak di maps. Perhitungan berdasarkan matriks waktu metode nearest insertuon didapatkan hasil dengan ketentuan pengiriman sekali dalam 5 hari kerja perminggu mendapatkan hasil total jarak sebesar 75,1 kilometer dengan persentase pengurangan sebesar 34%, total waktu tempuh sebesar 255 menit dengan persentase pengurungan sebesar 72%, dan biaya distribusi sebesar Rp 125.116,6 dengan persentase pengurangan sebesar 34%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode nearest insertion berdasarkan matriks waktu ini dapat mengurangi total jarak tempuh, waktu pengiriman, serta biaya distribusi, sekaligus meningkatkan efisiensi pengiriman dengan tetap mempertimbangkan batas waktu penerimaan barang oleh pelanggan.