p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPSSJ

ANALISIS EMOSIONAL MASYARAKAT TERHADAP TAGAR #KABURAJADULU DI TWITTER MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINES Adhi Paramartha; Putu Ryan Widyastaguna; Made Kenak Dwi Adnyana
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial, khususnya Twitter, menjadi ruang utama bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini dan kondisi emosionalnya secara real-time. Salah satu fenomena yang mencuat adalah penggunaan tagar #KaburAjaDulu, yang populer di kalangan masyarakat Indonesia sebagai simbol pelarian emosional dari tekanan hidup, pekerjaan, relasi sosial, hingga kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emosi publik terhadap tagar tersebut dengan menggunakan metode Support Vector Machines (SVM). Data yang digunakan berupa 1.200 tweet yang dikumpulkan melalui Twitter API pada periode Februari–Juni 2025. Proses analisis dilakukan melalui tahapan preprocessing teks (cleaning, case folding, tokenizing, normalisasi, filtering, dan stemming), pemilihan fitur berbasis lexicon-based, serta pembobotan kata menggunakan raw term frequency. Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi (58%), sedangkan netral sebesar 27% dan positif hanya 15%. Analisis emosi lebih lanjut memperlihatkan bahwa marah (35%) dan sedih (28%) menjadi ekspresi dominan, disusul jijik (12%), takut (10%), bahagia (9%), dan terkejut (6%). Evaluasi model SVM menghasilkan akurasi rata-rata 77%, dengan performa tertinggi pada emosi marah (86%) dan sedih (83%). Temuan ini menegaskan bahwa Twitter berfungsi sebagai wadah katarsis digital, di mana masyarakat meluapkan emosi negatif sebagai respon terhadap situasi sosial yang penuh tekanan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika emosional publik di media sosial, sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah dan pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi komunikasi yang lebih responsif terhadap kondisi psikologis masyarakat.
ANALISIS ESTETIKA POSTER DIGITAL MENGGUNAKAN DEEP LEARNING BERBASIS CNN Putu Ayu Riyanta Lestari; Adhi Paramartha
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 02 Februari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poster digital merupakan media komunikasi visual yang tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengandalkan aspek estetika untuk menarik perhatian dan membangun persepsi audiens. Penilaian estetika poster selama ini umumnya bersifat subjektif, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas estetika poster digital menggunakan pendekatan Deep Learning berbasis Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur ResNet-50 melalui teknik transfer learning. Dataset penelitian berasal dari Kaggle Poster Aesthetic Dataset yang berisi poster digital dengan label kategori estetika. Data dibagi menjadi data pelatihan, validasi, dan pengujian, serta diproses melalui tahapan pra-pemrosesan berupa resizing, normalisasi, dan augmentasi data. Model CNN digunakan untuk mengekstraksi fitur visual bertingkat, mulai dari warna, tepi, dan tekstur hingga komposisi, fokus visual, dan keseimbangan desain. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mencapai tingkat akurasi di atas 86%, dengan performa yang stabil dalam mengklasifikasikan kualitas estetika poster digital. Analisis terhadap tiga poster uji menunjukkan bahwa CNN mampu mengidentifikasi perbedaan karakter visual secara konsisten. Poster dengan komposisi seimbang, variasi warna harmonis, dan fokus visual jelas memperoleh skor estetika lebih tinggi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa CNN efektif sebagai alat bantu evaluasi estetika poster digital secara objektif dan berpotensi mendukung praktik Desain Komunikasi Visual.