Kepercayaan diri merupakan fondasi untuk membangun masa depan anak yang cerah. Untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas sebagai upaya dalam meningkatkan prestasi. Namun kepercayaan diri tidak tumbuh dengan sendirinya. Melainkan tumbuh dari proses pembiasaan yang bertahab dengan linkungan yang baik dan pendampingan secara kontinu. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini adalah strategi LKSA dalam penguatan nilai kepercayaan diri anak melalui pendidikan Islam, faktor pendukung dan penghambat, dan hasil dari strategi LKSA dalam penguatan nilai kepercayaan diri anak melalui pendidikan Islam . Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul terkait penelitian ini disusun secara kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKSA Panti Asuhan Al-Amin dalam penguatan nilai kepercayaan diri anak melalui pendidikan Islam menggunakan tiga metode yaitu metode pembiasaan, metode bimbingan dan pendampingan, dan metode keteladanan. Dari ketiga metode tersebut di tuangkan dalam kegiatan yang sudah terjadwalkan beberapa diantaranya sholat subuh berjamaah, madrasah diniyah, sorogan dan hafalan Al-Qur’an, imam sholat Isya’, mukhadloroh, latihan beladiri tapak suci serta mengelola organisasi ipm dengan didampingi oleh para musyrif yang selalu aktif.Adapun terdapat faktor pendukung dan penghambatdalam merealisasikan straregi lksa dalam penguatan nilai kepercayaan diri anak melalui pendidikan islam di LKSA panti asuhan Al-Amin antaralain: peran aktif para musyrif, kekompaka pengurus dengan AMM Cabang Jetis, dan donator. Hasil strategi panti asuhan dalam penguatan nilai kepercayaan diri anak melalui pendidikan Islam yaitu anak mampu hidup mandiri dan bersih, terbiasa dengan kegiatan religious, serta hidup terampil sesuai bakat yang dimiliki.