Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, beban kerja, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada pegawai Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 259 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja juga tidak terbukti berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja maupun kinerja pegawai, sehingga menjadi faktor paling dominan dalam penelitian ini. Nilai R-square mengindikasikan bahwa kepuasan kerja dapat dijelaskan sebesar 70% oleh variabel eksogen, sementara kinerja pegawai hanya dapat dijelaskan sebesar 28,2%. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa kompensasi merupakan faktor utama yang mampu meningkatkan kepuasan kerja sekaligus kinerja pegawai, sedangkan budaya organisasi lebih berperan dalam membentuk kepuasan kerja tanpa berpengaruh langsung pada kinerja pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur terkait faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai, serta kontribusi praktis bagi lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan sistem kompensasi dalam upaya meningkatkan kinerja.