This Author published in this journals
All Journal ProNers
Astuti, Frieta Diaz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS HIPERTENSI DAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KEJADIAN PREMATUR PADA IBU MELAHIRKAN DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK Astuti, Frieta Diaz
ProNers Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i1.67946

Abstract

Latar Belakang : Prematur merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kematian perinatal dan neonatus, baik jangka pendek maupun jangka panjang. RSUD dr. Soedarso Pontianak mengalami peningkatan kasus kelahiran bayi prematur setiap tahunnya. Penyebab kelahiran prematur salah satunya terjadi karena adanya gangguan pertumbuhan bayi sewaktu dalam kandungan yang disebabkan oleh penyakit ibu seperti: hipertensi dan anemia dalam kehamilan.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status hipertensi dan kadar hemoglobin dengan kejadian prematur pada ibu melahirkan di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif, responden sebanyak 98 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan buku riwayat/rekam medik. Uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu   uji fisher exact test dengan pengambilan keputusan menggunakan nilai exact sig.Hasil : Umur Lahir bayi 23-38 minggu, rata-rata kehamilan minggu ke-34. Berat badan lahir bayi 500-3700 gram, rata-rata 1991,58 gram. Tekanan darah sistolik ibu melahirkan 90-174 mmHg, rata-rata 122,93 mmHg dan tekanan darah diastolik ibu 50-111 mmHg, rata-rata 75,03 mmHg. Kejadian hipertensi ibu melahirkan terbanyak tidak hipertensi dengan jumlah 63 (68,5%). Kadar hemoglobin ibu melahirkan 7,10-15,20 gr/dL, rata-rata 10,51 gr/dL dan kejadian anemia ibu melahirkan dengan anemia berjumlah 76 (82,6%). Kejadian hipertensi pada ibu melahirkan bayi prematur berjumlah 22 (31,5%) responden dan kejadian anemia pada ibu melahirkan prematur berjumlah 76 (82,6%) responden. Hasil uji fisher exact test hipertensi pada ibu melahirkan bayi prematur menunjukkan p=0,025 dan anemia pada ibu melahirkan bayi prematur menunjukkan p=0,024, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara status hipertensi dan anemia dengan kejadian prematur pada ibu melahirkan di RSUD dr. Soedraso Pontianak.