Latar Belakang : Tinggal bersama dengan sekelompok orang seperti di pondok pesantren memang berisiko mudah terinfeksi berbagai penyakit kulit, khususnya penyakit skabies. Skabies paling sering ditularkan melalui kontak langsung dari kulit penderita yang berlangsung lama atau berkepanjangan. Kurangnya informasi terkait penularan dan pencegahan skabies menyebabkan tingginya angka penularan yang terjadi pada kalangan santri di Pondok Pesantren. Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi merupakan satu diantara intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan santri mengenai skabies. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan video edukasi terhadap pengetahuan santri mengenai skabies di Pesantren Labbaik Qur"™an Pontianak Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan rancangan pre test post test nonequivalent control grup dengan jumlah sampel 48 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok yang masing-masing 24 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Hasil : Setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan pada santri menunjukan adanya peningkatan nilai pengetahuan dengan hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai p = 0,000. Kesimpulan : Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan video edukasi terhadap pengetahuan santri mengenai skabies di Pesantren Labbaik Qur"™an Pontianak.