Kegiatan ore getting merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan penambangan bauksit yang menjadi parameter tercapainya target produksi di PT. Mandara Prima Nusantara. Perusahaan menetapkan target produksi ore getting sebesar 322,93 ton CBx/jam. Namun, dalam realisasinya pencapaian produktivitas alat gali-muat EC-562 hanya mencapai 301,88 ton CBx/jam. Penelitian ini bertujuan menghitung produktivitas dan nilai-nilai komponen OEE, mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas penggunaan alat, menghitung keserasian jumlah alat gali-muat dan alat angkut, serta menentukan rekomendasi yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai OEE pada alat gali-muat EC-562. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan menggunakan analisis Six Big Losses. Hasil perhitungan menunjukkan produktivitas eksisting EC-562 yaitu 301,88 ton CBx/jam dengan nilai OEE 87,78%, hal ini menunjukkan bahwa target produksi EC-562 belum tercapai dan nilai OEE sudah berada diatas standar kelas dunia yaitu 85%. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu mengurangi waktu menghentikan kegiatan produksi sebelum berakhirnya waktu kerja sebanyak 4,15 jam, mengatur sudut putar (swing angle) dari 180˚ menjadi 45˚-135˚, serta menempatkan material yang akan dimuat di level yang sama dengan kedudukan excavator sehingga waktu angkat menjadi lebih cepat. Penerapan rekomendasi ini berhasil menaikkan produktivitas alat menjadi 333,91 ton CBx/jam dan nilai OEE menjadi 99,86%.