Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Ekstrak Kulit Manggis Terhadap Kadar IL-8 dan Limfosit Pada Pasien COVID-19 dengan Cedera Hati Akut Muhammad Zuhdan Fannani; Triyanta Yuli Pramana; Robert Satriyo Budhi Susilo; Susanto, Agung
The Indonesian Journal of Infectious Diseases Vol. 10 No. 1 (2024): The Indonesian Journal of Infectious Diseases
Publisher : Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32667/ijid.v10i1.187

Abstract

Latar belakang: Hati merupakan organ utama detoksifikasi dan metabolisme tubuh sehingga penting dalam pengobatan COVID-19. Salah satu pengobatan tradisional yang memiliki sifat hepatoprotektif adalah kulit manggis (Garcinia mangostana L.). Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit manggis terhadap kadar IL-8 dan limfosit pada pasien COVID-19. Metode: Penelitian eksperimental ini dilakukan pada pasien positif COVID-19 di RS. Dr. Moewardi Surakarta. Sebanyak 40 pasien COVID-19 dibagi menjadi 2 kelompok: kelompok kontrol (tanpa terapi adjuvant) dan kelompok perlakuan (dengan suplementasi dry powder kapsul ekstrak kulit manggis dosis 3x1200 mg. Setelah 14 hari, pasien diperiksa kadar sitokin proinflamasi (IL-8) dan limfositnya. Data dianalisis menggunakan program SPSS 25.0 dan hasil dianggap bermakna bila nilai p <0,05. Hasil: Penurunan (selisih post-pre) kadar IL-8 kelompok kontrol (76.4 +234.6, 45.3%) lebih rendah secara bermakna daripada kelompok perlakuan (155.2+408.5, 54.3%) dengan p=0.048. Sedangkan peningkatan (selisih pre-post) kadar limfosit kelompok kontrol (2.2± 4.7, 13.9%) lebih rendah secara bermakna dari kelompok perlakuan (8.1±5.8, 50.9%) dengan p=0.001. Kesimpulan: pemberian ekstrak kulit manggis efektif menurunkan kadar IL-8 dan meningkatkan kadar limfosit pada pasien COVID-19 dengan cedera hati akut. Pemberian suplementasi dry kapsul ekstrak kulit manggis dapat menurunkan kadar IL-8 dan meningkatkan kadar limfosit secara bermakna pada pasien COVID-19 dengan cedera hati akut.