Penelitian ini membahas menganai Eksistensi Kesenian Wayang Topeng Malangan di Kabupaten Malang Tahun 1990-2020. Dalam penelitian ini membahas mengenai wayang topeng Malangan yang merupakan salah satu kebudayaan yang mampu bertahan di era kesenian modern sekarang ini. Adapun peran masyarakat dan pemerintah yang terjadi dalam mempertahankannya seperti pada pemerintah memberikan sumbangsih berupa dana untuk keperluan dan pemeliharaan fasilitas serta peran masyarakat selalu ikut serta dalam kegiatan pementasan wayang topeng Malangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yakni menggunakan hasil data berupa buku, jurnal, artikel, internet dan melakukan wawancara di lapangan penelitian serta peneliti menggunakan metode digital dengan menampilkan vidio pementasan kesenian wayang topeng Malangan. Data yang diperoleh dari lapangan penelitian kemudian disajikan dengan apa adanya sehingga data yang diperoleh tidak jauh berbeda dengan lapangan penelitian. Dengan metode tersebut diharapkan mampu menjawab rumusan masalah yang telah disusun yakni 1) Mengapa wayang topeng Malangan tetap eksis hingga saat ini?; 2) Bagaimana peranan masyarakat dan komunitas dalam pelestarian wayang topeng Malangan di Kabupaten Malang?; 3)Apa implikasi pelestarian eksistensi wayang topeng Malangan terhadap masyarakat dan pemerintah di Kabupaten Malang?. Dengan adanya pertanyaan tersebut mampu memberikan jawaban yang tepat atau efisien dalam membahas wayang topeng Malangan terutama dalam eksistensi perkembangannya dan pertahannya kebudayaan lokal tersebut. Penelitian ini telah memperoleh tiga buah simpulan sebagai berikut: 1) wayang topeng Malangan mengalami eksistensi karena adanya keterlibatan para pecinta kesenian ingin melestariakan dari generasi ke generasi berikutnya. 2) Peranan masyarakat dan komunitas yang terlibat langsung setiap adanya pementasan wayang topeng Malangan. 3) Implikasi yang didapatkan oleh peneliti adalah kebertahanan kesenian wayang topeng Malangan di era masa kini ditengah arus globalisasi dan banyaknya kesenian modern.