Teknologi informasi memainkan peran penting dalam pelaksanaan Tracer Study di Universitas Sebelas April Sumedang, yang mengumpulkan data penting tentang pekerjaan alumni dan relevansi pendidikan mereka. Namun, sistem ini rentan terhadap berbagai risiko, termasuk kegagalan perangkat keras, masalah perangkat lunak, dan kesalahan manusia, yang dapat mengganggu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko-risiko tersebut menggunakan kerangka kerja ISO 31000:2018. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan, dengan pengumpulan data melalui observasi, tinjauan pustaka, dan wawancara. Empat belas risiko utama diidentifikasi dan dinilai berdasarkan frekuensi dan dampaknya. Mayoritas risiko dikategorikan sebagai risiko sedang, yang memerlukan pemantauan dan pengelolaan secara berkelanjutan. Sebagai tanggapan, strategi manajemen risiko seperti pemantauan sistem secara real-time, pencadangan data otomatis, dan pelatihan staf diusulkan untuk mengurangi risiko-risiko tersebut. Penerapan ISO 31000:2018 meningkatkan ketahanan sistem dan sejalan dengan tujuan universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manajemen risiko yang proaktif memastikan bahwa Tracer Study terus memberikan wawasan berharga tentang hasil lulusan.