Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi Direksi dan Risiko Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak dan Pengungkapan Tanggungjawab Sosial sebagai Moderasi Pradana, Ananda Ardiansya; Wijayanti, Inung
LITERATUS Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v6i1.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompensasi direksi dan risiko perusahaan terhadap penghindaran pajak dengan moderasi pengungkapan tanggung jawab sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode asosiatif kausal, difokuskan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018-2022. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dengan total sampel sebanyak 54 perusahaan, menghasilkan 270 observasi. Variabel yang diteliti mencakup penghindaran pajak sebagai variabel dependen, kompensasi direksi dan risiko perusahaan sebagai variabel independen, serta Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan tiga model: Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sementara risiko perusahaan memiliki pengaruh negatif signifikan. Selain itu, GCG mampu memoderasi pengaruh risiko perusahaan terhadap penghindaran pajak, namun tidak memoderasi pengaruh kompensasi direksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa risiko perusahaan memainkan peran penting dalam strategi penghindaran pajak, dan penerapan GCG dapat memperkuat pengaruh tersebut, sementara kompensasi direksi tidak memiliki dampak langsung yang signifikan.
Dinamika ESG Disclosure dan Biaya Utang dalam Industri Berisiko Tinggi: Evidence Sektor Manufaktur dan Energi Pradana, Ananda Ardiansya; Juliatri, Baiq Zilvia
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental Disclosure, Social Disclosure, dan Governance Disclosure terhadap biaya utang pada perusahaan sektor manufaktur dan energi di Indonesia selama periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG), meskipun bukti empiris mengenai pengaruh ESG terhadap biaya utang masih menunjukkan hasil yang bervariasi, terutama di industri berisiko tinggi di negara berkembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan data ESG perusahaan, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan disproportionate stratified sampling dengan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel ESG, yaitu Environmental Disclosure, Social Disclosure, dan Governance Disclosure, berpengaruh signifikan terhadap biaya utang perusahaan. Secara bersama-sama, ketiga variabel ini mampu menjelaskan pengaruh terhadap biaya utang, dengan faktor-faktor kontrol seperti ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage turut memengaruhi hasil tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami peran ESG dalam memengaruhi biaya utang di sektor manufaktur dan energi di Indonesia.   This study aims to analyze the impact of Environmental Disclosure, Social Disclosure, and Governance Disclosure on the cost of debt in manufacturing and energy sector companies in Indonesia for the period 2022–2024. The research is motivated by the growing attention to Environmental, Social, and Governance (ESG) practices, although empirical evidence on the effect of ESG on the cost of debt still shows varied results, particularly in high-risk industries in developing countries. Using a quantitative approach with secondary data from company annual reports and ESG data, the study employed purposive sampling and disproportionate stratified sampling with panel data. The findings indicate that all three ESG variables,  Environmental Disclosure, Social Disclosure, and Governance Disclosure, have a significant impact on the cost of debt. Together, these three variables explain their influence on the cost of debt, with factors such as firm size, profitability, and leverage also affecting the results. This study provides empirical contributions to understanding the role of ESG in influencing the cost of debt in the manufacturing and energy sectors in Indonesia.