Penelitian7ini dilatarbelakangi kondisi pelajar terutama di tingkat sekolah menengah atas atau sederajat sangat7mengkhawatirkan karena berbagai penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Sikap menghargai antar7peserta didik dengan peserta didik lainnya mulai menipis, bahkan sikap ini dirasakan juga oleh guru. Toleransi merupakan sikap positif yang dilakukan manusia kepada individu maupun7kelompok lainnya, seperti menghargai dan menghormati orang yang berbeda agama, 7ras, bahasa, suku, budaya dan lain sebagainya. Intoleransi merupakan penyimpangan dari toleransi7yaitu adanya diskriminasi sehingga menimbulkan tindakan-tindakan membeda-bedakan7yang tidak sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia “Bhineka Tunggal Ika”. Pembinaan7atau penanaman toleransi ini sangat diperlukan oleh setiap orang dengan tujuan agar7manusia saling menghormati dan menghargai akan adanya perbedaan dan keragaman7baik itu agama, budaya, ras, suku dan lain sebagainya. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian7ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini7adalah kepala sekolah sebagai responden, guru, siswa yang berjumlah 4 (empat) orang, 7sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tahap (1) observasi, (2) wawancara, (3) studi7dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui tiga alur kegiatan (1) Reduksi7data, (2) Penyajian data, (3) Penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil temuan7di lapangan, bahwa upaya guru di sekolah adalah salah satu tujuan meningkatkan proses7pembelajaran dalam sekolah, dengan berbagai cara yang dilakukan seorang guru, sehingga7siswa lebih semangat belajar. Di sekolah dan menuruti semua peraturan sekolah mulai dari sikap7toleransi siswa, karena guru adalah sebagai teladan buat siswa dan sebagai pendoman7dalam7proses pembelajaran. Guru juga sebagai senjata buat siswa untuk masa depan, tanpa adanya guru7maka siswa tidak tau arah hidupnya mau kemana karena guru adalah satu satunya yang7memanusiakan manusia menjadi manusia yang hebat dalam dunia7pendidikan.