Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekowisata Nglanggeran sebagai Model Green Tourism dalam Edukasi Kesadaran Lingkungan Hermawan , Hary; Ardanari, Ratna; Nareswari, Carissa; Hasibuan, Selentitana; Br Simarmata , Septiana
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/r09jek97

Abstract

Ecotourism is one of the sustainable tourism approaches that emphasizes environmental conservation, community empowerment, and visitor education. This article discusses Nglanggeran Ecotourism in Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta, as a model of green tourism that effectively fosters environmental awareness. This study employs a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and documentation techniques. The research findings indicate that the success of Nglanggeran ecotourism management lies not only in its natural beauty and geological uniqueness but also in the active participation of the local community in preserving the environment, as well as the application of ecotourism principles in tourism activities. Environmental education is carried out through various programs such as conservation training, the establishment of waste banks, and outreach activities for tourists and students. Thus, Nglanggeran Ecotourism serves as a tangible example of green tourism implementation that can sustainably provide ecological, social, and economic benefits. Ekowisata merupakan salah satu pendekatan pariwisata berkelanjutan yang menekankan pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta edukasi kepada wisatawan. Artikel ini membahas Ekowisata Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai model green tourism yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengukur persepsi dan tingkat kesadaran masyarakat serta wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan ekowisata Nglanggeran tidak hanya terletak pada keindahan alam dan keunikan geologisnya, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta penerapan prinsip-prinsip ekowisata dalam kegiatan wisata. Edukasi lingkungan dilakukan melalui berbagai program seperti pelatihan konservasi, pembuatan bank sampah, serta penyuluhan kepada wisatawan dan pelajar. Dengan demikian, Ekowisata Nglanggeran menjadi contoh nyata penerapan green tourism yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.